Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Sagna Tunjukkan Dukungan pada Arteta di Arsenal

Kamis 02 Sep 2021 13:16 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Mantan bek kanan Arsenal, Bacary Sagna.

Mantan bek kanan Arsenal, Bacary Sagna.

Foto: EPA/NIGEL RODDIS
Arsenal mengalami kekalahan beruntun dalam 3 laga awal Liga Primer Inggris musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan bek kanan Arsenal, Bacary Sagna, mengomentari situasi Mikel Arteta. Pelatih the Gunners itu berada di bawah tekanan.

Arteta belum bisa membuat skuad Meriam London menancapkan taji. Klub London Utara ini sudah mengalami kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan awal Liga Primer Inggris musim 2021/2022.

Sagna masih menunjukkan kepercayaan pada sang arsitek tim. Ia berharap semua pendukung Arsenal sepemikiran dengannya.

"Dia memiliki visi, tentu saja butuh waktu untuk membangun tim ini. Suka atau tidak suka, kami harus menghadapi situasi ini layaknya penggemar. Sekarang saya adalah penggemar, dan kami harus bersabar," kata sosok yang pernah berkostum Manchester City ini dikutip dari Football London, Kamis (2/9).

Arsenal baru saja mendatangkan sejumlah jugador anyar. Ada Ben White, Nuno Tavares, Albert Sambi Lokonga, Martin Odegaard, Aaron Ramsdale, dan Takehiro Tomiyasu.

Semuanya berusia 23 tahun ke bawah. Fakta demikian menunjukkan the Gunners sedang berinvestasi untuk masa depan.

Keadaan ini mirip dengan situasi di awal karier Sagna di Arsenal. Ia bermain bersama Cesc Fabregas dan sejumlah bintang lainnya. Mereka tampil menyerang dan menghibur. Namun ia tetap memiliki penyesalan.

Sagna yakin generasi mereka bisa saja memenangkan lebih banyak trofi. Asalkan ada sejumlah pemain senior yang disertakan.

"Saya pikir itu bisa membuat perbedaan. Mungkin jika kami memiliki pemain yang menjadi juara sebelumnya, dia akan membuat semua orang tenang, dan fokus pada satu pertandingan. Kami lebih fokus pada tim yang mengejar kami," ujar Sagna.

Pada era Arsene Wenger, skuad Meriam London mampu membangun tim kompetitif dengan anggaran terbatas. Pasalnya, banyak dana dipakai membangun stadion baru.

Permasalahannya, setiap tahun, ada saja sosok berkelas yang dilepas. Sagna sendiri akhirnya menuju Man City setelah tujuh tahun berkostum Arsenal.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA