Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Sebanyak 1.300 Pelajar SMPN 1 Cikarang Divaksin Pfizer

Selasa 31 Aug 2021 15:58 WIB

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Ilham Tirta

Vaksinasi pelajar (ilustrasi).

Vaksinasi pelajar (ilustrasi).

Foto: ANTARA/Gusti Tanati/wpa/rwa.
Pfizer dipastikan aman untuk anak di bawah 20 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sebanyak 1.300 pelajar SMP Negeri 1 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi sudah divaksinasi Covid-19 sejak Senin (30/8), kemarin.

Kepala Puskesmas Telagamurni, Suganda Siregar mengatakan, saat ini vaksinasi terhadap pelajar mulai digencarkan agar rencana pembelajaran tatap muka (PTM) dapat terealisasi dan kekebalan kelompok pelajar segera tercapai.

"Kegiatan vaksinasi untuk 1.322 siswa di SMPN 1 Cikarang Barat ditargetkan selesai hari ini, dan akan dilanjutkan untuk 9.800 siswa di sekolah lainnya baik negeri maupun swasta," ujar dia, Selasa (31/8).

Suganda menjelaskan, kegiatan vaksinasi tersebut ditujukan kepada anak usia 12 hingga 15 tahun yang telah melengkapi mekanisme pendaftaran secara online.

"Dua hari sebelum vaksinasi, para siswa sudah diimbau untuk melakukan pendaftaran secara online di laman PeduliLindungi, lalu mereka mendapat lembar skrining dan kartu vaksinasi. Lolos suntik, jadi verifikasi berjalan dengan cepat,” kata dia.

Pihaknya memastikan, vaksin yang digunakan adalah vaksin jenis Pfizer dengan jarak waktu selama 21 hari untuk kemudian siswa kembali melakukan vaksinasi tahap dua. Jenis vaksin ini, kata Suganda, dipastikan aman diberikan kepada anak yang berusia di bawah 20 tahun, sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Berbeda dengan dosis vaksinasi yang diberikan kepada orang dewasa, dosis yang digunakan untuk siswa dalam sekali suntik sebanyak 0,3 ml per orangnya,” kata dia.

Suganda berharap, vaksinasi pelajar ini dapat mempercepat target herd immunity, dengan syarat 80 persen warga Kabupaten Bekasi telah melakukan vaksinasi. "Karena itu, keberanian para siswa untuk mengikuti vaksinasi sangat diharapkan agar kekebalan kelompok segera tercapai," kata dia.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA