Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Menteri Jepang Duga Kontaminasi Moderna dari Jarum Suntik

Selasa 31 Aug 2021 15:51 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Vaksin moderna.

Vaksin moderna.

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Jepang ingin mempercepat pengiriman vaksin ke berbagai daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Menteri Kesehatan Jepang Norihisa Tamura pada Selasa mengatakan bahwa sangat mungkin benda asing yang ditemukan pada vaksin Covid-19 Moderna di prefektur Okinawa disebabkan oleh jarum ke dalam ampul. Sejumlah vaksin Moderna di Okinawa dihentikan penggunaannya untuk sementara pada Minggu setelah benda asing ditemukan di dalam ampul dan suntikan.

Kementerian Kesehatan lantas mengatakan jarum suntik kemungkinan salah dimasukkan ke dalam ampul sehingga merobek sumbat karet."Apapun alasannya (untuk benda asing) kami telah mendengar bahwa tidak ada masalah keamanan atau masalah lainnya," kata Tamura kepada awak media.

Baca Juga

Ia menambahkan bahwa tidak jarang vaksin lain mengalami hal serupa."Kami akan terus mengumpulkan informasi dan melaporkannya kembali," lanjutnya.

Jepang sedang menghadapi gelombang terbesar infeksi Covid-19 selama pandemi yang didorong oleh varian Delta. Upaya percepatan vaksinasi terhambat oleh penundaan impor vaksin dan temuan kontaminan di sejumlah dosis Moderna yang memicu penangguhan tiga kelompok vaksin pekan lalu.

Menteri yang menangani kampanye vaksinasi Taro Kono pada Selasa mengaku ingin mempercepat pengiriman vaksin ke kota-kota yang terpaksa menghentikan pemesanan akibat kelangkaan. Pemerintah sedang mempertimbangkan kapan dan bagaimana memberikan dosis penguat yang mungkin diperlukan untuk menjaga imunitas terhadap virus. "Namun, otoritas kini sedang berfokus untuk menyelesaikan dua dosis pertama bagi masyarakat," kata Kono kepada wartawan.

sumber : Reuters/antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA