Selasa 31 Aug 2021 15:38 WIB

Berapa Banyak Kartu Kredit yang Sebaiknya Anda Miliki?

Di AS, rata-rata seseorang memiliki empat kartu kredit pada akhir 2020.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti
Kartu kredit (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Kartu kredit (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kartu kredit merupakan instrumen pembayaran yang sangat umum digunakan karena kepraktisannya. Tak sedikit pula orang yang memiliki lebih dari satu kartu kredit di dalam dompet mereka. Akan tetapi, kepemilikan kartu kredit yang terlalu banyak sebaiknya dihindari.

Di Amerika Serikat (AS) misalnya, rata-rata seseorang memiliki empat kartu kredit pada akhir 2020 menurut Experian. Analis CreditCards.com, Ted Rossman, melihat jumlah tersebut sudah terbilang banyak.

"Meski saya mengetahui ada beberapa orang yang memiliki 10 kartu kredit atau lebih dan bisa mengelolanya dengan baik, itu tak sepatutnya jadi titik permulaan Anda," ujar Rossman, seperti dilansir CNBC, Selasa (31/8).

Bila ingin memiliki lebih dari satu kartu kredit, Rossman menilai jumlah kepemilikian yang ideal adalah dua kartu kredit. Salah satu kartu kredit bisa digunakan sebagai kartu kredit utama dan sisanya digunakan sebagai kartu kredit cadangan.

Memiliki terlalu banyak kartu kredit bisa mempunyai beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah pemilik tidak mampu mengelola seluruh kartu kredit dengan baik.

Ketidakmampuan ini bisa berakibat pada pembayaran kartu kredit yang terlambat dan membengkaknya biaya yang harus dibayarkan. Reputasi yang kurang baik ini dapat mempengaruhi kemampuan pemilik kartu kredit untuk memperoleh beberapa hal penting seperti pinjaman pembelian rumah dan lainnya.

Senior Editor The Point Guys Nick Ewen memiliki pendapat yang sedikit berbeda. Pemilik 21 kartu kredit ini menilai tak ada angka ideal yang pasti untuk kepemilikan kartu kredit.

"Secara umum, jumlah yang tepat adalah jumlah kartu kredit yang Anda rasa bisa dikelola dengan nyaman," ujar Ewen.

Untuk mengetahui secara pasti berapa jumlah kartu kredit yang dapat dimiliki oleh seseorang, ada tiga pertanyaan yang perlu dijawab terlebih dahulu. Berikut ini adalah ketiga pertanyaan tersebut:

1. Apakah saya bisa membayar tagihan secara penuh dan tepat waktu?

Sebelum menentukan berapa banyak kartu kredit yang ingin dmiliki, Rossman dan Ewen menyarankan agar setiap orang mengenali kemampuan finansial mereka masing-masing terlebih dahulu. Orang-orang yang menggunakan kartu kredit dalam keseharian harus mampu membayar tagihan mereka secara penuh dan tepat waktus setiap bulan.

Rossman mengatakan, orang-orang yang tak mampu mengendalikan pengeluaran mereka sebaiknya tak memiliki kartu kredit sama sekali. Oleh karena itu, kenali kemampuan diri sendiri sebelum menentukan berapa banyak kartu kredit yang ingin dimiliki.

2. Apakah saya bisa ingat untuk mengecek akun kartu kredit saya?

Ketika memiliki terlalu banyak kartu kredit, seseorang bisa dengan mudah lupa untuk membayar sebagian tagihannya. Selain itu, semakin banyak kartu kredit yang dimiliki semakin besar pula risiko untuk terjebak dalam kasus pencurian atau scams.

Oleh karena itu, pemilik kartu kredit perlu meluangkan waktu mereka secara rutin untuk mengecek seluruh kartu kredit mereka setiap bulan. Hal ini penting dilakukan untuk mengecek apakah kartu kredit yang mereka miliki terlibat dalam kasus penipuan atau tidak.

3. Apakah saya akan terus menggunakan kartu kredit?

Lupa menggunakan kartu kredit akan berujung pada penutupan akun. Hal ini bisa berdampak buruk pada skor kredit si pemilik kartu kredit.

Ewen yang memiliki 21 kartu kredit mempunyai trik tersendiri untuk menghindari masalah ini. Ewen biasanya akan memasan pengingat di kalender untuk membayar sesuatu menggunakan kartu kredit yang jarang dia gunakan setiap enam bulan.

Setelah itu, Ewen akan langsung membayar tagihan pada kartu kredit tersebut untuk menghindari penalti. Dia juga menggunakan tabel untuk memastikan reward atau hadiah yang dia dapatkan dari kartu kreditnya melebihi biaya tahunan yang harus dia bayar untuk setiap kartu.

"Sebagian orang berpikir bila saya membatalkan kartu kredit, laporan kredit saya akan langsung menghilang. (Kenyataannya) informasi positif akan bertahan hingga 10 tahun, informasi negatif bertahan hingga tujuh tahun," jelas Rossman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement