Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Xi Jinping dan Putin Disebut Sepakat Bantu Afghanistan

Kamis 26 Aug 2021 11:53 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Cina Xi Jinping bersalaman dalam sebuah kesempatan.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Cina Xi Jinping bersalaman dalam sebuah kesempatan.

Foto: AP/Ramil Sitdikov/Pool Sputnik Kremlin
Keduanya akan mendukung penuh pemulihan negara tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin bersepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam membantu Afghanistan mengatasi situasi sulit saat ini. Kesepakatan tersebut dicapai saat Xi melakukan pembicaraan via telepon dengan Putin pada Rabu (24/8), seperti diwartakan Antara.

Dalam percakapan tersebut, Xi mengatakan bahwa Cina mendorong semua faksi di Afghanistan membangun kerangka kerja politik inklusif dengan melibatkan beberapa pihak yang lebih luas.

Menurut dia, Afghanistan harus bisa mengambil kebijakan dalam dan luar negeri yang moderat dan memutus hubungan dengan semua kelompok teroris agar bisa bergaul dengan dunia internasional, terutama negara tetangga.

Xi menghormati kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Afghanistan. Cina juga ingin berperan konstruktif dalam mendukung penyelesaian konflik politik di Afghanistan. Sementara itu, Putin berpendapat bahwa situasi di Afghanistan saat ini sebagai bentuk kegagalan kekuatan eksternal yang memaksakan sistem politik di suatu negara sehingga berujung pada kehancuran dan malapetaka pada negara tersebut.

Memperhatikan kepentingan Cina dan Rusia terkait isu Afghanistan, Putin mengatakan bahwa negaranya memperkuat jalinan komunikasi dan koordinasi dengan Cina agar bisa berpartisipasi aktif dalam kemitraan multilateral terkait Afghanistan sekaligus memerangi terorisme dan peredaran narkoba.

Baca juga : Kabar Penyogokan Taufik Hidayat Tuai Reaksi Lee Chong Wei

Rusia juga akan bekerja sama dengan Cina untuk mencegah dampak dari risiko keamanan di Afghanistan. Rusia dan Cina siap menghadapi gangguan kekuatan eksternal demi terpeliharanya stabilitas dan keamanan di kawasan.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA