Selasa 24 Aug 2021 22:42 WIB

Wagub DKI: PTM Setelah Guru dan Siswa Selesai Divaksin

Wagub DKI mengatakan pihaknya tak mau pembukaan sekolah jadi klaster baru Covid.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Foto: GALIH PRADIPTA/ANTARA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menunggu setelah guru, karyawan sekolah hingga siswa selesai divaksin Covid-19.

"Tunggu saja waktu yang tepat, kita pastikan seluruh tenaga didik, guru, karyawan sekolah, hingga siswa selesai divaksinasi," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/8).

Baca Juga

Meski demikian, Riza menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta masih mempelajari dan belum memutuskan apakah akan memberlakukan operasional sekolah selama Pemberlakuan PPKM Level 3 di DKI. Pihaknya tidak mau gegabah.

"Kami tidak boleh gegabah, karena kita tahu di banyak negara terjadi sekolah dibuka ternyata terjadi klaster baru di sekolah," ujar Riza.

Pemerintah menetapkan status PPKM di Ibu Kota turun dari level 4 menjadi level 3.Ada sejumlah pelonggaran aktivitas, salah satunya DKI boleh menggelar sekolah tatap muka atau belajar tatap muka (PTM) terbatas. PPKM Level 3 berlaku pada 24 hingga 30 Agustus 2021.

Riza mengklaim vaksinasi Covid-19 untuk guru dan anak sekolahan sudah hampir selesai. Dia tak merinci datanya, namun berharap vaksin kepada guru dan anak-anak rampung di bulan ini.

"Mudah-mudahan selesai guru dan anak-anak yang masih belum," ucapnya.

Sebelum penetapan PPKM Level 3, pemerintah DKI telah menguji coba sekolah tatap muka. Uji coba dihentikan pada Juni 2021 lantaran kasus Covid-19 melonjak.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement