Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Pelatih Sampdoria Prihatin dengan Cedera Parah Pemainnya 

Selasa 24 Aug 2021 09:20 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manolo Gabbiadini (kiri) mendapat perawatan akibat cedera saat memperkuat Sampdoria melawan AC Milan, Selasa (24/8).

Manolo Gabbiadini (kiri) mendapat perawatan akibat cedera saat memperkuat Sampdoria melawan AC Milan, Selasa (24/8).

Foto: EPA-EFE/SIMONE ARVEDA
Manolo Gabbiadini sempat merintih karena khawatir dengan kemungkinan terburuk.

REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Pelatih Sampdoria Roberto D'Aversa merasa kasihan pada Manolo Gabbiadini setelah cedera pergelangan kaki yang parah saat melawan AC Milan, Selasa (24/8). Blucerchiati mungkin harus terjun ke bursa transfer karena cedera tersebut. 

Striker itu mengalami cedera pergelangan kaki yang parah dan melompat keluar lapangan, sebelum ia mengakhiri malam dengan menangis, takut akan yang terburuk. "Saya turut prihatin dengan Manolo," kata D'Aversa kepada DAZN, dikutip dari Football Italia, Selasa (24/8). 

"Besok kita evaluasi. Semoga tidak ada yang serius karena dia pemain penting. Untuk bursa transfer, Anda harus bertanya kepada klub," jelasnya. 

Reaksi dari para pemain dan sensasi pertama ditafsirkan sebagai cedera buruk bagi mantan striker Southampton, imi adalah sesuatu yang mungkin mengubah strategi di pasar untuk Sampdoria. 

Bagaimana pun D'Aversa senang dengan performa tim saat kalah 1-0 dari Milan di Marassi. "Tim memiliki pertandingan yang luar biasa," katanya. "Melawan tim hebat seperti Milan. Kami membuat banyak, tetapi kami tidak mengonversi. Satu insiden menghukum kami, tetapi pertunjukan itu ada di sana," jelasnya. 

"Ketika saya bergabung dengan tim yang mencetak 52 poin pada tahun sebelumnya, wajar jika saya ingin melakukan yang lebih baik jika saya memiliki skuad yang sama. Namun, tujuan ditetapkan oleh klub berdasarkan banyak situasi," terang D'Aversa.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA