Saturday, 29 Rabiul Akhir 1443 / 04 December 2021

Saturday, 29 Rabiul Akhir 1443 / 04 December 2021

Kemnaker Mulai Vaksinasi Covid-19 Bagi Keluarga Pekerja

Ahad 22 Aug 2021 09:29 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Andi Nur Aminah

Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19.

Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Vaksinasi keluarga pekerja ini dimulai dari para pekerja yang tergabung di FSPPG.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk mencegah penularan Covid-19 di keluarga pekerja/buruh, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai melakukan vaksinasi kepada keluarga inti para pekerja. Vaksinasi keluarga pekerja ini dimulai dari para pekerja yang tergabung di Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG).

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI-Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menyatakan rasa bangganya akan vaksinasi Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG) ini. Ia juga berterima kasih kepada Serikat Pekerja Muslim Indonesia (Sarbumusi) yang memiliki inovasi dan kreatif dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi para keluarga pekerja serta penduduk sekitar.

Baca Juga

Hal itu diutarakannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi 500 orang keluarga pekerja Panasonic Gobel yang dilakukan oleh Federasi FSPPG K-Sarbumusi di Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas FSPPG-K Sarbumusi, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/8). "Hari ini saya menyaksikan secara langsung proses vaksinasi yang diinisiasi oleh FSPPG K-Sarbumusi dengan memprioritaskan keluarga pekerja Panasonic Gobel," kata Putri.

Putri mengatakan, sesuai dengan arahan Menaker Ida Fauziyah untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 nasional, pihaknya akan terus mendorong Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) perusahaan untuk dapat mengupayakan vaksinasi bagi para pekerja dan keluarganya. "Selain lewat perusahaan, vaksinasi bagi pekerja atau serikat pekerja dapat  dilakukan melalui perusahaan yang bekerjasama dengan Kadin," katanya.

Dirjen PHI-Jamsos menjelaskan, peningkatan herd immunity ini tidak hanya pekerjaan dari pemerintah. Ini juga memerlukan kontribusi pengusaha dan juga dari pekerja melalui Serikat Pekerja.

Ia juga menekankan upaya vaksin Covid-19 ini agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat baik di lingkungan masyarakat maupun di tempat kerja. "Melalui program vaksinasi ini diharapkan akan dapat membangun herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat  terhadap Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Sekjen DPP K-Sarbumusi, Eko Darwanto, mengatakan, program vaksinasi ini yang menentukan bukan hanya dari pekerjanya. Karena keluarga pekerja yang ada di rumah harus juga diperhatikan kesehatannya dari Covid-19. "Vaksinasi ini menitikberatkan kepada keluarga pekerja, sehingga Herd Immunity nya bisa kita bangun melalui dua sisi yaitu pabrik dan rumah tangga," kata Eko.

Eko Darwanto menginginkan pemerintah bisa memberikan penegasan kepada serikat pekerja untuk melakukan vaksinasi tentu melalui Kemnaker sebagai central pointnya. "Saya rasa target dari Pemerintah untuk menjalankan industri yang bebas dari Covid-19 Insya Allah bisa tercapai," ucapnya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA