Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Kongres AS Selidiki Kebijakan Biden di Afghanistan

Rabu 18 Aug 2021 19:24 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden AS Joe Biden.

Presiden AS Joe Biden.

Foto: AP/Evan Vucci
Anggota dewan mencium ada kegagalan intelijen terkait dengan penarikan pasukan AS.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Anggota Kongres Amerika Serikat pada Selasa mengaku dibuat semakin frustrasi dengan peristiwa di Afghanistan dan berjanji untuk menyelidiki kebijakan pemerintahan Presiden Joe Biden. Mereka ingin mengetahui apa yang salah.

Para anggota Kongres AS yang ingin menyelidiki perihal kebijakan AS di Afghanistan itu termasuk mereka yang berasal dari Partai Demokrat pendukung Presiden Joe Biden."Peristiwa beberapa hari terakhir telah menjadi puncak dari serangkaian kesalahan yang dibuat oleh pemerintahan Republik dan Demokrat selama 20 tahun terakhir," kata Senator Bob Menendez, ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS dari Partai Demokrat.

Baca Juga

"Kami sekarang menyaksikan hasil mengerikan dari kegagalan kebijakan dan intelijen selama bertahun-tahun," kata Menendez dalam sebuah pernyataan.

Menendez mengatakan komitenya akan mengadakan dengar pendapat tentang kebijakan AS terhadap Afghanistan, termasuk negosiasi antara pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump dan Taliban serta eksekusi penarikan pasukan oleh pemerintahan Biden. Menurut surat yang dikirim ke Menendez, Komite Partai Republik mengatakan mereka ingin Menteri Luar Negeri Antony Blinken untuk memberikan keterangan. Anggota dewan ingin memahami penyebab Departemen Luar Negeri AS sangat tidak siap menghadapi kemungkinan yang terjadi di hadapan kita (di Afghanistan).

"Informasi terkini dari Departemen Luar Negeri tidak konsisten, kurang detail yang penting, dan tidak responsif terhadap anggota parlemen dan rakyat Amerika," demikian isi surat dari Partai Republik.

Namun, tanggal sidang parlemen untuk penyelidikan kebijakan pemerintah AS terkait Afghanistan itu belum diumumkan.Senator Mark Warner, ketua Komite Intelijen Partai Demokrat, pada Senin (16/8) mengatakan bahwa dia bermaksud bekerja sama dengan komite lain untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang penting dan diperlukan guna mengetahui penyebab AS tidak lebih siap mengantisipasi keruntuhan pemerintah Afghanistan.

Para anggota Kongres AS dari Partai Republik juga melanjutkan kritik keras mereka terhadap kebijakan Biden."Krisis keamanan dan kemanusiaan yang sekarang berlangsung di Afghanistan dapat dihindari jika Anda telah benar-benar membuat suatu perencanaan," tulis para anggota Partai Republik di Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Gedung Putih pada Selasa.

sumber : Reuters/antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA