Selasa 17 Aug 2021 13:04 WIB

HUT RI, Pengguna Jalan Berhenti dan Nyanyikan Indonesia Raya

Total sekitar 50 titik di Kota Malang melakukan kegiatan tersebut.

Pengguna jalan di Kota Malang menyanyikan lagu Indonesia Raya di sekitar Alun-Alun Kota Malang, Selasa (17/8).
Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Pengguna jalan di Kota Malang menyanyikan lagu Indonesia Raya di sekitar Alun-Alun Kota Malang, Selasa (17/8).

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Ada hal menarik yang dilakukan warga Kota Malang, Jawa Timur, saat memeringati Hari Kemerdekaan RI. Hal ini terlihat di jalan utama sekitar Alun-Alun Kota Malang, Selasa (17/8) pukul 10.00 WIB.

Sejumlah pengendara motor dan mobil yang melintasi perempatan sekitar Alun-Alun Kota Malang nampak dihentikan oleh petugas kepolisian. Bahkan, masyarakat yang sedang jalan kaki juga terlihat menghentikan aktivitasnya.

Pada kesempatan tersebut, aparat membagikan sejumlah bendera kecil ke masing-masing pengguna jalan. Kemudian pengendara diminta untuk turun dari kendaraan masing-masing. Di sini, warga diajak untuk merayakan peringatan kemerdekaan RI dengan cara menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Suara rekaman lagu kebangsaan pun terdengar memenuhi area Jalan Merdeka, Kota Malang. Suasana khidmat begitu terasa apalagi masyarakat turut menampilkan sikap hormat di tempat. Kegiatan ini berlangsung sekitar lima sampai 10 menit.

Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Malang Kota (Makota), Iptu M Sochib mengatakan, kegiatan kali ini termasuk salah satu inovasi untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI. Seluruhnya sudah direncanakan termasuk peralatan dan personel-personel yang diturunkan.

"Sesuai instruksi dari atas kita melaksanakan kegiatan detik-detik proklamasi untuk menghormati Hari Kemerdekaan RI kita," kata Sochib kepada wartawan di Alun-Alun Kota Malang, Selasa (17/8).

Menurut Sochib, kegiatan serupa juga dilaksanakan di seluruh pertigaan dan perempatan di Kota Malang. Lebih utamanya di lokasi yang di dalamnya terdapat aparat kepolisian bertugas. Total sekitar 50 titik di Kota Malang telah melakukan kegiatan tersebut.

Sochib memastikan, tidak ada penolakan dari warga saat mengikuti kegiatan Polresta Makota. Warga terlihat khidmat saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di lokasi. "Dan harapannya warga Kota Malang semakin peduli, semakin NKRI karena saat ini kita sedang merayakan hari kemerdekaan," jelasnya.

Warga Kota Malang, Syamsul (30) menyatakan apresiasinya atas kegiatan yang diselenggarakan Polresta Malang Kota. Kegiatan ini baik untuk memeringati hari penting kemerdekaan RI. Menghentikan waktu lima sampai 15 menit tidak menjadi masalah untuk dia dan keluarga.

Syamsul tak menampik, pelaksanaan tersebut sempat menimbulkan kemacetan di lampu merah. Namun dia meyakini kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Apalagi aparat langsung mengurai kemacetan dengan baik setelah acaranya selesai.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement