Selasa 17 Aug 2021 13:13 WIB

Taliban Setuju Evakuasi di Bandara Kabul Dilanjutkan

AS mengumumkan militernya sekarang mengendalikan operasi bandara Afghanistan

Red: Nur Aini
Kepala Komando Pusat AS Jenderal Frank McKenzie bertemu dengan para pemimpin senior Taliban di ibu kota Qatar, Doha, dan mencapai kesepakatan bahwa upaya evakuasi di Afghanistan dapat dilanjutkan tanpa gangguan.
Kepala Komando Pusat AS Jenderal Frank McKenzie bertemu dengan para pemimpin senior Taliban di ibu kota Qatar, Doha, dan mencapai kesepakatan bahwa upaya evakuasi di Afghanistan dapat dilanjutkan tanpa gangguan.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Kepala Komando Pusat AS Jenderal Frank McKenzie bertemu dengan para pemimpin senior Taliban di ibu kota Qatar, Doha, dan mencapai kesepakatan bahwa upaya evakuasi di Afghanistan dapat dilanjutkan tanpa gangguan. Hal itu menurut laporan Associated Press (AP) pada Senin (16/8).

Situasi di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul semakin kacau ketika kedutaan besar AS di negara itu ditutup, mereka mengirim anggota staf ke bandara, bergabung dengan puluhan ribu warga Afghanistan yang putus asa untuk keluar negara yang dilanda krisis itu.

Baca Juga

Para pejabat AS mengatakan tujuh orang tewas, termasuk beberapa yang berpegangan pada pesawat militer Amerika dan berjatuhan ke tanah saat pesawat lepas landas, menurut laporan AP. Video pengamat dari tempat kejadian menunjukkan ratusan orang berlari melintasi landasan, dan orang-orang duduk di atas pesawat jet penumpang, meski penerbangan sipil ditunda, dengan perjalanan udara dikurangi hanya operasi militer.

AS kendalikan bandara

Taliban pada Ahad (15/8) merebut Kabul tanpa hambatan, dan mengumumkan mereka sekarang menguasai negara itu, menandai kembalinya kekuasaan 20 tahun setelah pasukan AS memasuki negara itu setelah serangan teror 11 September 2001. Sejauh ini, tampaknya Taliban memang menahan diri untuk mencoba mengambil alih bandara, bagian terakhir dari negara yang tidak berada di bawah kekuasaan Taliban.

Baca juga : Taliban Menguasai Afghanistan, Ini Respons Iran

Faktanya, seorang reporter CNN di tempat kejadian mengatakan pada Senin malam (16/8) di Kabul bahwa milisi Taliban menyediakan keamanan di luar bandara, untuk memungkinkan masuknya masyarakat yang lebih tertib ke dalam bandara. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memperingatkan bahwa setiap upaya Taliban untuk mengganggu evakuasi akan mendapatkan balasan cepat. Diperkirakan ada 6.000 tentara AS di lokasi untuk mengamankan bandara dan membantu evakuasi.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan militernya sekarang mengendalikan operasi lalu lintas udara di bandara. Pejabat yang mengawasi logistik mengatakan mungkin bisa menerbangkan sekitar 5.000 orang per hari keluar dari bandara dengan aman.

Prioritas diberikan kepada staf di kedutaan, termasuk sekitar 4.000 dari kedutaan AS, bersama dengan puluhan ribu warga Afghanistan yang membantu AS dan sekutunya selama perang 20 tahun.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/ap-taliban-setuju-evakuasi-di-bandara-kabul-dilanjutkan/2337423
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement