Monday, 19 Rabiul Awwal 1443 / 25 October 2021

Monday, 19 Rabiul Awwal 1443 / 25 October 2021

KY Pastikan akan Terus Lakukan Pembenahan

Senin 16 Aug 2021 21:51 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Muhammad Hafil

Komisi Yudisial, ilustrasi

Komisi Yudisial, ilustrasi

Pembenahan akan terus dilakukan KY.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Ketua Komisi Yudisial, Mukti Fajar Nur Dewata menyampaikan kebanggaannya atas apresiasi Presiden Joko Widodo terhadap kinerja lembaga yang dipimpinnya. Apresiasi tersebut menjadi pemicu semangat untuk terus melakukan pembenahan sehingga performa kinerja semakin baik dalam semua bidang, terkhusus dalam proses Seleksi Calon Hakim Agung dan pengawasan perilaku hakim.

"KY akan mengoptimalkan kinerjanya untuk menuju Indonesia tangguh dan Indonesia tumbuh. Selain itu, dengan semangat membangun reformasi peradilan, KY akan terus meningkatkan sinergisitas kelembagaan yang kuat, harmonis, dan profesional demi tercapainya peradilan bersih dan berintegritas," kata Mukti Fajar dalam keterangannya, Senin (16/8).

Baca Juga

Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi terhadap kinerja sejumlah lembaga negara, termasuk Komisi Yudisial (KY) atas dukungannya kepada pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Senin (16/8).

Menurut Presiden, kerja cerdas dan sinergi antarlembaga negara dinilai menjadi salah satu kunci untuk menghadapi pandemi Covid-19. Sebagai lembaga negara, Komisi Yudisial (KY) diyakini telah berhasil meningkatkan kinerja di tengah pandemi Covid-19.

"KY juga harus tetap produktif, baik dalam seleksi Calon Hakim Agung, menangani laporan msyarakat, pemantauan perkara persidangan, serta pelanggaran kode etik hakim. KY telah berhasil meningkatkan kinerjanya di tengah pandemi Covid-19," ujar Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraannya di Gedung Parlemen, Senin (16/8).

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA