Ahad 15 Aug 2021 21:47 WIB

DKI Jakarta Siap Tempur di PON Papua

Atlet DKI dan ofisial di PON Papua akan divaksinasi sebelum keberangkatan.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Didi O Affandi, Wakil Chef de Mission (CdM) Kontingen DKI Jaya pada Pekan Olahraga Nasional Papua 2021.
Foto: REPUBLIKA/Fitriyanto
Didi O Affandi, Wakil Chef de Mission (CdM) Kontingen DKI Jaya pada Pekan Olahraga Nasional Papua 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Chef de Mission (CdM) Kontingen DKI Jaya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 Didi O Affandi menyatakan kesiapan kontingen DKI Jakarta pada ajang multievent terbesar di Tanah Air tersebut. Hal itu diungkapkan saat meninjau Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) cabang olahraga tinju di Hengky Silatang (HS) Boxing Camp, di Ciseeng, Parung, Bogor, Sabtu (14/8).

"PON tinggal beberapa hari lagi, semua persiapan para atlet harus dimaksimalkan sebaik mungkin. Saat ini Kontingen DKI Jaya sudah siap tempur untuk tampil di ajang multi event nasional yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 itu," ujar Didi.

Baca Juga

Ia mengatakan semua kebutuhan atlet sudah terpenuhi, termasuk bantuan peralatan untuk masing-masing cabang sudah didistribusikan. Saat ini Kontingen DKI Jaya secara bertahap telah menjalankan vaksinasi kepada atlet dan ofisial yang akan berlaga di Papua nanti. 

"Hingga jelang pelaksanaan semua anggota Kontingen termasuk pengurus KONI DKI, atlet, ofisial, dan staf pendukung sudah menjalani vaksinasi," katanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya juga akan menerapkan aturan protokol kesehatan (prokes) yang cukup ketat selama berlaga di Papua. Tentunya, dengan mengikuti sistem bubble yang juga diterapkan Panitia Besar PON Papua. 

"Para atlet hanya akan kami perbolehkan dari hotel ke tempat pertandingan dengan aturan prokes ketat, " katanya lagi. 

Untuk mengantisipasi jika ada atlet maupun ofisial yang terdampak Covid-19. Pihaknya juga telah menyiapkan kamar-kamar khusus untuk melakukan isolasi mandiri.

Ketua Pertina DKI Jakarta yang juga pemilik Sasana Tinju HS Boxing Camp, Hengky Silatang mengatakan cabor tinju DKI bertekad memperbaiki perolehan medali PON sebelumnya. "Pada PON 2016 kita dapat satu emas. Semoga saja kita bisa lebih baik lagi di Papua nanti," kata Hengky.

Saat ini, Kontingen DKI Jaya yang telah terdaftar secara entry form by number berjumlah 800 orang. Namun, pada saat entry form by name jumlahnya akan berkurang. 

"Kami masih melaksanakan Pelatda dengan sistem promosi dan degradasi. PAda pelaksanaan nanti jumlahnya atlet akan disesuaikan dengan entry form by name," paparnya lagi. 

PON Papua yang dijadwalkan berlangsung 2-15 Oktober akan mempertandingkan sebanyak 37 cabang olahraga, terdapat 56 disiplin, 679 nomor, dan sekitar 6.442 atlet.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement