Senin 16 Aug 2021 00:10 WIB

Hollywood Boikot Johnny Depp?

Aktor Johnny Depp merasa dirinya diboikot Hollywood.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah
Aktor Johnny Depp merasa dirinya diboikot Hollywood.
Foto: EPA
Aktor Johnny Depp merasa dirinya diboikot Hollywood.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus hukum yang membelit aktor Johnny Depp tampaknya berdampak pada berbagai proyek film yang dibintanginya, termasuk “Minamata”. Film yang diangkat dari kisah nyata tersebut hingga kini masih belum jelas jadwal perilisannya.

Aktor berusia 58 tahun itu berperan sebagai W Eugene Smith, fotografer yang membantu mengungkap skandal keracunan merkuri di kota Jepang, Minamata. Dalam sebuah wawancara dengan The Sunday Times, Depp berbicara bagaimana ia merasa diboikot oleh Hollywood.

Baca Juga

“Beberapa film berhasil menyentuh hati penonton. Dan film ini berhasil memberi pengaruh besar terhadap orang-orang di Minamata dan semua yang mengalami hal serupa. Dan untuk semua hal, untuk Hollywood yang memboikot saya? aktor yang selama beberapa tahun terakhir ada dalam situasi yang tidak menyenangkan dan berantakan,” kata Depp seperti dilansir dari Independent, Ahad (15/8).

“Saya bergerak ke arah yang harus saya tuju untuk membuat semua itu, untuk mengungkap semuanya,” tambah dia dia.

Sebelumnya, sutradara Andrew Lewis merasa bahwa ketidakjelasan rilis film terkait dengan kasus Depp. Lewis juga menuduh MGM (Metro-Goldwyn-Mayer) telah 'mengubur' film arahannya hanya karena masalah pribadi Depp. Dia mengklaim bahwa MGM khawatir masalah pribadi sang aktor dapat berdampak negatif pada mereka. 

“MGM gagal memenuhi kewajiban moralnya untuk merilis film. Kami juga mendesak MGM untuk menjelaskan kepada para korban (yang diangkat ke film), mengapa Anda berpikir kehidupan pribadi aktor lebih penting daripada anak-anak mereka yang telah meninggal,” kata Lewis dalam pernyataannya.

Merespon itu, MGM mengklarifikasi bahwa film “Minamata” berstatus to be announced (TBA) alias belum dipastikan jadwal rilisnya. Pada November tahun lalu, Depp kalah dalam gugatan pencemaran nama baik di London terhadap penerbit The Sun setelah tajuk utama 2018 melabelinya sebagai "pemukul istri" sehubungan dengan mantan istrinya, Amber Heard. Depp juga kalah dalam upaya untuk membatalkan putusan Pengadilan Tinggi pada Maret tahun ini.

Namun di awal bulan ini, Depp mencetak kemenangan hukum ketika dia berusaha untuk mengetahui apakah Heard memenuhi janjinya untuk menyumbangkan hasil dari penyelesaian perceraian senilai 7 juta dolar AS untuk amal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement