Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Transaksi Tiket.com Meroket 700 Persen pada Kuartal II 2021

Kamis 12 Aug 2021 15:06 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa.

Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa.

Foto: Republika/Rahayu Subekti
Jumlah pengunduh aplikasi Tiket.com meningkat 2,5 kali lipat pada kuartal II 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Transaksi di semua lini produk Tiket.com pada kuartal kedua 2021 meroket rata-rata 700 persen. Co-Founder dan Chief Marketing Officer Gaery Undarsa mengatakan tren positif tersebut terlihat jika dibandingkan periode yang sama pada 2020.

"Tahun lalu kuartal kedua 2020 paling parah untuk industri pariwisata, tapi menarik untuk tahun ini," kata Gaery dalam konferensi video, Kamis (12/8).

Dia mengatakan pada kuartal kedua tahun ini, demand-nya sangat tinggi. Saat pembatasan dilonggarkan, Gaery mengatakan banyak masyarakat yang pergi ke Bali, Yogyakarta, Labuan Bajo, dan destinasi favorit lainnya.

"Hal ini menandakan bahwa berwisata atau jalan-jalan adalah salah satu kebutuhan primer yang telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia," tutur Gaery.

Dia menuturkan, pariwisata juga menjadi salah satu tanda-tanda pertumbuhan ekonomi. Sebab menurutnya, pada periode yang sama, perekonomian Indonesia juga tumbuh sekitar tujuh persen.

Gaery merinci, pada kuartal II 2020, angka transaksi tiket pesawat meningkat 400 persen. Sementara transaksi akomodasi juga meningkat 600 persen.

Lalu untuk transaksi hiburan dan travel essentials di tiket To Do melonjak 1.100 persen. Selain itu, Gaery mengatakan, jumlah yang mengunduh aplikasi Tiket.com juga meningkat 2,5 kali lipat bila dibandingkan periode yang sama pada 2020.

"Ini bukti bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang memercayakan segala kebutuhan dan perlengkapan perjalanan pada Tiket.com," ungkap Gaery.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA