Rabu 11 Aug 2021 18:17 WIB

Pemkot Denpasar Salurkan 6.264 Sembako Bagi Warga Isoman

Untuk penyaluran paket sembako dilakukan dengan menggandeng satgas desa dan kelurahan

Relawan menyiapkan makanan yang akan dibagikan gratis di Dapur Umum Gotong Royong Kota Denpasar, Bali, Ahad (1/8/2021). Dapur umum yang melibatkan berbagai pihak seperti Pemkot Denpasar, TNI, Polri serta berbagai organisasi dan perusahaan lainnya tersebut setiap harinya mengolah dan mendistribusikan sekitar 1.000 paket makanan untuk membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19 dalam memenuhi kebutuhan makanannya sehari-hari.
Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Relawan menyiapkan makanan yang akan dibagikan gratis di Dapur Umum Gotong Royong Kota Denpasar, Bali, Ahad (1/8/2021). Dapur umum yang melibatkan berbagai pihak seperti Pemkot Denpasar, TNI, Polri serta berbagai organisasi dan perusahaan lainnya tersebut setiap harinya mengolah dan mendistribusikan sekitar 1.000 paket makanan untuk membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19 dalam memenuhi kebutuhan makanannya sehari-hari.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Pemerintah Kota Denpasar, Bali, telah menyalurkan bantuan sembako sebanyak 6.264 paket kepada masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (isoman) akibat positif Covid-19.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa mengatakan sejak awal tahun 2021 pemkot telah menyalurkan 6.264 paket sembako dari menyediakan sebanyak 10.500 paket sembako untuk masyarakat yang melakukan isoman karena terpapar Covid-19.

Ia menjelaskan dari stok 10.500 paket sembako hingga 8 Agustus telah disalurkan sebanyak 6.264 paket sembako ke warga yang melakukan isoman. "Untuk penyaluran paket sembako dilakukan dengan menggandeng satgas desa dan kelurahan bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan pokok selama pelaksanaan isoman," ujarnya.

Menurut dia, pendistribusian sembako bagi warga isolasi mandiri dalam PPKM level 4 sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) sesuai data kasus dari Satgas Covid-19, data dipilah di kecamatan disampaikan ke desa dan kelurahan untuk verifikasi.

Selanjutnya data hasil verifikasi disampaikan kepada Dinas Sosial Kota Denpasar dan dibuatkan berita acara penyerahan Sembako. Sembako diserahkan ke Satgas Covid- 19 desa/kelurahan baru satgas mendistribusikan sembako kepada warga isolasi mandiri.

"Dengan mengikuti SOP sampai saat ini pembagian sembako tidak ada kendala. Semuanya sudah sesuai dengan sasaran yang telah diverifikasi," ujar Artayasa.

Artayasa lebih lanjut mengatakan selama ini Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk memastikan ketersediaan bahan pokok selama masyarakat melaksanakan isoman. Sehingga warga yang melakukan isoman tidak perlu keluar rumah untuk membeli kebutuhannya.

"Dengan adanya bantuan sembako ini kami harapkan masyarakat yang sedang menjalani isoman tidak perlu lagi keluar rumah untuk membeli kebutuhan, sehingga pelaksanaan isoman dapat maksimal untuk mencegah penularan virus Covid-19," ujarnya.

Artayasa menyebutkan, hingga saat ini stok sembako di Kota Denpasar masih mencukupi. Hal ini juga didukung dari bantuan sembako dari beberapa perusahaan di Kota Denpasar.

"Jadi untuk stok sembako masih mencukupi, dan kami berharap masyarakat dapat fokus menjalani isoman untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Denpasar," katanya.

Selain itu, dia juga mengharapkan kepada masyarakat agar kasus ke depan dapat berkurang. Untuk mencapai itu kesadaran masing-masing warga untuk tetep menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Untuk dapat menurunkan kasus pandemi ini, semua warga diharapkan mematuhi aturan protokol kesehatan," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement