Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Cerita Fabregas Soal Penasarannya Skuad Monaco kepada Messi

Rabu 11 Aug 2021 16:07 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Cesc Fabregas (kanan) merayakan golnya bersama Lionel Messi ketika keduanya masih sama-sama memperkuat Barcelona.

Cesc Fabregas (kanan) merayakan golnya bersama Lionel Messi ketika keduanya masih sama-sama memperkuat Barcelona.

Foto: Reuters/Jose Manuel Ribeiro
Fabregas pernah satu tim dengan Messi.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Gelandang AS Monaco, Cesc Fabregas menilai akan sulit baginya menonton Barcelona tanpa adanya Lionel Messi. Fabregas berasal dari Katalan. Ia juga produk akademi La Masia.

Ia selalu menjadi penggemar eks klubnya. Bertahun-tahun dirinya pernah berbagi kamar ganti dengan Messi di tim utama Blaugrana.

Pada akhirnya, ia memahami apa yang terjadi. Pada saat yang sama, kedatangan Messi bisa berdampak positif untuk Ligue 1.

Perhatian penggemar sepakbola terhadap kompetisi level teratas di Prancis berpotensi meningkat. Itu karena kehadiran La Pulga di sana.

Bahkan para pesaing juga bersemangat. Termasuk segenap jugador Monaco.

"Rekan setim saya, telah mengajukan banyak pertanyaan tentang dia. Mereka sangat bersemangat untuk bermain melawan dia," kata Fabregas, dikutip dari laman resmi AS Monaco, Rabu (11/8).

Fabregas merasakan hal yang sama. Ia tak sabar untuk melihat Messi.

Namun apabila mereka berhadapan di lapangan, fokusnya tentu berbeda. Sejenak ia lupakan persahabatan yang terjalin.

"Kami Monaco, dan kami ingin menang," ujar Fabregas.

Messi melengkapi tim penuh bintang di PSG. Sebelumnya Les Perisiens sudah mendatangkan Sergio Ramos, Georginio Wijnaldum, Gianluigi Donnarumma, dan Achraf Hakimi.

Ia bakal  kembali menemani Neymar da Silva jr. La Pulga juga berbagi kamar ganti dengan sesama andalan La Albiceleste seperti Angel di Maria dan Leandro Paredes.

Ia memasuki petualangan baru. Ia memiliki tanggung jawab nyata untuk memberi kesuksesan bagi Les Perisiens. Terutama ketika melihat aksi para penggemar PSG yang rela menunggunya selama berjam-jam sebelum yang bersangkutan mendarat di bandara Le Bourget.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA