Selasa 10 Aug 2021 01:48 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Jaksel Tetap Siapkan Lokasi Isolasi

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta Selatan sebanyak 2.181 pasien.

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan tetap menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) kendati kasus Covid-19 mengalami penurunan. (Foto: Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan).
Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan tetap menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) kendati kasus Covid-19 mengalami penurunan. (Foto: Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan tetap menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) kendati kasus Covid-19 mengalami penurunan. "Isolasi terpusat ya, ada Graha Wisata Ragunan dan LPMP, itu tetap disiapkan. Namun, saat ini masih terpusat di Rusun Pasar Rumput ya," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan, Helmi saat dihubungi di Jakarta, Senin (9/8).

Kendati terjadi penurunan kasus, Sudinkes Jaksel meningkatkan tes dan pelacakan untuk mencegah lonjakan penularan Covid-19 di tengah masyarakat. "Sama kita tingkatkan masalah 'testing'-nya, 'tracing' dan untuk pemerintah meminta juga menggalakkan protokol kesehatan, terutama memakai masker setiap saat," katanya.

Baca Juga

Helmi menambahkan, saat ini ketersediaan oksigen dan fasilitas kesehatan lainnya di semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta Selatan telah terkendali. Hal itu tak terlepas dari sinergitas antarlembaga di wilayahnya. 

"Untuk oksigen mereka yang menyiapkan. Alhamdulillah oksigen saat ini sudah teratasi dan mudah-mudahan ke depan semua teratasi. Ini tak lepas dari bantuan unit-unit lain dalam transportasinya," kata Helmi.

Sebelumnya, Sekretaris Kota Jakarta Selatan Munjirin mengharapkan pola operasi penelusuran (tracing) di lapangan menjadi satu arahan atau komando agar tidak terjadi testing ganda. "Jangan sampai di lapangan itu ditemukan orang dengan kontak erat di-'tracing' lebih dari satu kali oleh tenaga 'tracer' yang berbeda karena ini akan mubazir," kata Munjirin dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Tracing dan Testing Penanganan Covid-19 di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin.

Berdasarkan laman corona.jakarta.go.id, hingga pukul 22.00 WIB, jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta Selatan sebanyak 2.181 pasien setelah mengalami penambahan sebanyak 145 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 600 orang menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara 1,581 pasien menjalani perawatan dengan isolasi mandiri.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement