Senin 09 Aug 2021 12:24 WIB

Empat Pesawat US Air Force Mendarat di Bandara Kertajati

US Air Force Boeing C-17 Globe Master mengisi bahan bakar di Bandara Kertajati.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Erik Purnama Putra
Prajurit gabungan TNI AD dan militer Amerika AS (US Army) beraksi terjun payung saat latihan bersama Garuda Shield ke 15/2021.
Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Prajurit gabungan TNI AD dan militer Amerika AS (US Army) beraksi terjun payung saat latihan bersama Garuda Shield ke 15/2021.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan militer Amerika Serikat (US Army) menggelar latihan perang bersama bertajuk 'Garuda Shield 15/2021'. Latihan tersebut dimulai pada 1-14 Agustus 2021.

Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, diminta untuk mendukung kegiatan latihan tersebut. Selain di Kertajati, latihan bersama itu dihelat di Baturaja (Sumatra Selatan), Amborawang (Kalimantan Timur), dan Makalisung (Sulawesi Utara).

Menurut Direktur Operasional dan Pengembagan Bisnis PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), Ibut Astono, pihaknya turut mendukung terselenggaranya latihan bersama antara TNI AD dan US Army. Caranya dengan memberikan izin akses untuk pesawat US Air Force Boeing C-17 Globe Master yang mengangkut personel US Army untuk mengisi bahan bakar.

"Empat pesawat US Air Force tersebut, mendarat dan mengisi bahan bakar di Bandara Kertajati,” ujar Ibut dalam keterangan resminya di Kabupaten Majalengka, Senin (9/8).

Menurut Ibut, pendaratan pesawat militer itu merupakan kehormatan bagi BIJB Kertajati. "Ini membuktikan bahwa seluruh fasilitas Bandara Internasional Kertajati siap mendukung kegiatan latihan bersama Garuda Shield 15/2021 pada khususnya, dan penerbangan komersial pada umumnya," ujarnya.

Baca juga : Pamit dari Blok Rokan, Chevron: Terima Kasih, Indonesia

Total sebanyak 2.246 prajurit TNI AD dan 2.282 personel US Army terlibat dalam latihan bersama Garuda Shield 15/2021. KSAD Jenderal Andika Perkasa sempat berkunjung ke Baturaja, Sumatra Selatan untuk melihat langsung jalannya latihan militer dua negara tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement