Sunday, 9 Muharram 1444 / 07 August 2022

Hengkangnya Lukaku Gambarkan Kondisi Keuangan Inter?

Ahad 08 Aug 2021 10:24 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Mereka melepas Lukaku di angka 115 juta euro atau Rp 1,9 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan dihantam isu tak sedap. Sebuah pemberitaan tak berdasar menyinggung situasi keuangan klub tersebut. 

Kebetulan Nerazzurri dikabarkan telah melepas Romelu Lukaku ke Chelsea. Keputusan tersebut, dinilai belum menyelamatkan kondisi finansial La Beneamata.

Beredar rumor di media sosial, Inter akan menjual semua pemainnya. Mengapa demikian?

"Klub sedang menuju likuidasi, sehingga mereka berencana menerima tawaran untuk semua pemain," demikian klaim laporan yang dikutip dari Football Italia, Ahad (8/8).

Jelas, keabsahan dari informasi ini diragukan. Netizen merasa mendapatkan kabar yang salah.

Memang, dalam beberapa bulan terakhir, ada permasalahan keuangan di Nerazzurri. Para penggemar bereaksi terhadap perkembangan bisnis tersebut, selama musim panas.

"Namun rumor tentang klub menuju likuidasi tidak berdasar dan tidak diberitakan di media Italia," tambah laporan dari Football Italia.

Di twitter, akun Football For All, menuliskan, Inter belum berhenti melepas pemain bintangnya. Setelah Lukaku, berikutnya Lautaro Martinez, Nicolo Barella, juga Stefan De Vrij.

Tulisan yang sama terlihat di akun Transfer News Life dan akun FutbalBible. Intinya klub tersebut dikabarkan memiliki rencana menjual semua jugadornya. 

Apapun yang terjadi, Inter Milan masih beroperasi hingga saat ini. Kubu biru hitam baru saja mendapatkan dana segar.

Mereka melepas Lukaku di angka 115 juta euro atau Rp 1,9 triliun. Itu menurut data yang diperoleh jurnalis sekaligus pakar transfer pemain, Fabrizio Romano.

Saatnya, Inter berkreasi. Uang hasil penjualan sang bomber, digunakan untuk mengatasi krisis ekonomi di klub tersebut, sekaligus mencari jugador anyar.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA