Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Pep Ucapkan Selamat untuk Leicester City

Ahad 08 Aug 2021 07:55 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola.

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola.

Foto: AP / Manu Fernandez
Pep merasa City menunjukkan langkah nyata untuk kembali bersaing di level teratas.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manchester City mendapat pelajaran berharga menyambut musim baru. Skuad biru langit baru saja dikalahkan Leicester City pada perebutan trofi Community Shield 2021.

Skuat polesan Pep Guardiola menyerah 0-1 dari Leicester, di Stadion Wembley, London, Sabtu (7/8) malam WIB. Usai pertandingan, Pep menunjukkan ketenangan.

Ia belum menurunkan kekuatan terbaik. Sejumlah bintang the Citizens masih absen dengan berbagai alasan.

Namun terlebih dahulu Pep memuji hasil positif yang diperoleh kubu lawan. "Selamat kepada Leicester atas kemenangannya, tetapi penampilan tadi sangat bagus," kata eks juru taktik Bayern Muenchen dan Barcelona ini, dikutip dari Sportsmole, Ahad (8/8).

Ia menurunkan beberapa pemain muda seperti Samuel Edozia dan Cole Parmer. Juga kiper cadangan, Zack Steffen. Edozia dan Parmer merupakan produk akademi dan pemain yunior City.

Pep puas melihat aksi mereka. Secara keseluruhan ia melihat anak asuhnya, memperoleh kesempatan untuk merobek gawang lawan.

"Dengan sedikit keberuntungan, dan keputusan yang lebih baik di sepertiga akhir, kami bisa saja mencetak gol. Tetapi dengan semua pemain absen, para pemain yang telah berlatih bersama selama dua pekan terakhir, menjadi luar biasa," ujarnya.

Pep merasa City menunjukkan langkah nyata untuk kembali bersaing di level teratas. Tentu saja, target mereka mempertahankan trofi Liga Primer Inggris.

Pada partai perdana liga domestik, Manchester Biru berhadapan dengan Tottenham Hotspur. Sebuah bigmatch.

Spurs menjadi tuan rumah di stadion yang memakai nama klub tersebut. Duel ini berlangsung di London, Ahad (15/8) malam WIB.

City diprediksi belum bisa menurunkan kekuatan penuh pada partai pembuka tersebut. Pep menyadari hal itu.

"Kami tahu, kami tidak akan berada dalam kondisi terbaik. Tetap pekan depan, para pemain akan menjadi lebih baik. Itu proses yang harus kami lakukan," ujarnya.

Pada musim 2020/21, target Manchester City bukan hanya sekadar mengincar kejayaan di Inggris. Kevin de Bruyne dan rekan-rekan terus dilanda rasa penasaran pada trofi Liga Champions.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA