Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

MenPPPA: Vaksinasi di Sekolah Jauhkan Anak dari Kerumunan

Jumat 06 Aug 2021 07:32 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Mas Alamil Huda

Seorang pekerja medis memberikan suntikan vaksin Sinovac kepada seorang siswa selama kampanye vaksinasi untuk anak-anak antara 12-17 tahun di sebuah sekolah di Tangerang.

Seorang pekerja medis memberikan suntikan vaksin Sinovac kepada seorang siswa selama kampanye vaksinasi untuk anak-anak antara 12-17 tahun di sebuah sekolah di Tangerang.

Foto: AP/Tatan Syuflana
Vaksinasi anak sebagai langkah awal agar anak bisa kembali bersekolah tatap muka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Bintang Puspayoga mendukung pelaksanaan vaksinasi anak di fasilitas sekolah. Hal itu disampaikan Bintang saat meninjau pelaksanaan vaksin di SMP Islam Al Azhar 31 Summarecon Bekasi dan SMP Negeri 5 Kota Bekasi.

Bintang mengatakan, pelaksanaan vaksinasi anak usia 12 sampai dengan 17 sebagai langkah awal agar anak bisa kembali bersekolah tatap muka. "Pemerintah saat ini sedang mengejar program vaksinasi yang dilakukan di lingkungan sekolah agar target cepat tercapai," kata Bintang dalam keterangan pers yang diterima pada Jumat (6/8).

Bintang mendukung penyelenggaraan vaksinasi yang dilakukan oleh pihak sekolah. Sebab, menurutnya, anak-anak dapat terhindar dari kerumunan saat vaksinasi dan tidak bercampur dengan vaksinasi orang dewasa. 

"Pelaksanaan vaksinasi di sekolah akan menjauhkan anak-anak dari kerumunan, kemudian anak-anak pasti mengikuti aturan sekolah yang ada," ujar Bintang.

Selain itu, Bintang menyebut alur vaksinasi bisa diatur sebaik-baiknya sehingga anak anak tetap mendapatkan vaksin dengan tetap melakukan protokol kesehatan. Guru-guru juga diharapkan memberikan pemahaman kepada para murid bahwa vaksinasi itu aman dan penting untuk keselamatan semua. 

"Edukasi dan pendampingan terhadap anak-anak yang divaksin perlu dilakukan, karena dengan itu mereka juga dapat menjadi pahlawan pemberantasan Covid-19," tutur Menteri Bintang.

Bintang juga terus mengingatkan pada semua pihak agar tetap melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan yang harus dilaksanakan secara disiplin.  Bintang berpesan kepada anak anak harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan 6M. 

"Keenam M itu adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama," ucap Bintang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA