Jumat 06 Aug 2021 05:36 WIB

Muharram Saatnya Peduli Anak Yatim Korban Covid-19

Laznas BMH menginisiasi program Muharram Bangkit.

Laznas BMH meluncurkan program Muharram Bangkit yang mengajak masyarakat untuk menyantuni dan peduli yatim, terutama yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.
Foto: Dok BMH
Laznas BMH meluncurkan program Muharram Bangkit yang mengajak masyarakat untuk menyantuni dan peduli yatim, terutama yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Hingga kini kasus kematian akibat wabah Covid-19  di berbagai daerah terus bertambah.  Khusus di Jawa Timur hingga pekan ini sebanyak 21.012 kasus. Sebanyak  5.082 anak kehilangan orang tuanya karena meninggal terpapar Covid-19.

Melalui momen bulan Muharram 1443 Hijriyah, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menginisiasi program Muharram Bangkit. “BMH  mengajak para donatur dan dermawan untuk bersama-sama peduli berbagi kebaikan untuk dhuafa  dan  anak-anak yatim yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19,” kata Ketua Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Perwakilan Jawa Timur, Imam Muslim dalam rilis yang ditererima Republika.co.id, Kamis (5/8).

Ia menambahkan, “Melalui Program Muharram Bangkit BMH, mari wujudkan kepedulian dengan berbagi untuk ringankan beban saudara kita, dan anak-anak yatim yang orangtuanya  meninggal dunia karena Covid-19. Yuk bantu mereka  sekarang juga.”

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement