Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Bolehkah Mengamalkan Doa Nabi Isa?

Kamis 05 Aug 2021 09:27 WIB

Red: Ani Nursalikah

Bolehkah Mengamalkan Doa Nabi Isa?

Bolehkah Mengamalkan Doa Nabi Isa?

Foto: Amr Nabil/AP
Doa Nabi Isa dalam Surat Al Maidah ayat 114-115 memiliki konteks saat diturunkan.

REPUBLIKA.CO.ID, 

Pertanyaan:

Baca Juga

Apakah kita boleh mengamalkan doa Nabi Isa as sebagaimana tertera dalam al-Qur’an surat al-Maidah (5): 114: Allahumma rabbanaa anzil ‘alainaa maaidatan minas-samaa`i takuunu lanaa … dan seterusnya? Mengingat ada sebahagian khatib Jum’at di tempat kami yang suka membaca doa tersebut. Sementara kami telah membaca dalam salah satu buku, bahwa doa tersebut sebatas untuk menunjukkan salah satu bukti kerasulan Nabi Isa as.

Bagaimanakah yang sebenarnya? Mohon ustadz memberikan jawaban yang memuaskan.

Mukhlis (Abu Khadijah) di Bandung Jawa Barat (disidangkan pada hari Jum’at, 11 Safar 1430 H / 6 Februari 2008 M)

Jawaban:

Sebelum menjawab substansi dari pertanyaan saudara, baiklah kami kutipkan kembali ayat 114-115 surat al-Maidah (5) tersebut selengkapnya, sekaligus dengan terjemahnya, yaitu sebagai berikut:

114- قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ.

115- قَالَ اللهُ إِنِّي مُنَزِّلُهَا عَلَيْكُمْ فَمَنْ يَكْفُرْ بَعْدُ مِنْكُمْ فَإِنِّي أُعَذِّبُهُ عَذَابًا لاَ أُعَذِّبُهُ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ.

[المائدة، 5: 114-115]

Artinya:

Isa putra Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utama.”

Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorangpun di antara umat manusia.” [QS. al-Maidah (5): 114-115]

Menurut penuturan dalam beberapa kitab tafsir Alquran, bahwa yang meminta kepada Nabi Isa as supaya Allah menurunkan hidangan dari langit adalah orang-orang Hawariyun, melalui tokoh seniornya yaitu Syam’un. Hal itu dikarenakan oleh beberapa sebab, antara lain:

  • Mereka membutuhkannya karena kebiasaan Nabi Isa as apabila bepergian diikuti oleh ribuan pengikutnya dan mereka kebetulan kekurangan belanja untuk membeli makanan.
  • Untuk menenteramkan hati mereka bahwasanya Nabi Isa as itu benar-benar utusan Allah.
  • Untuk menguji apakah benar Isa as adalah Rasul Allah dan mereka meminta bukti berupa mukjizat yang konkret bisa dilihat oleh indera mereka.
 

sumber : Suara Muhammadiyah
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA