Rabu 04 Aug 2021 23:02 WIB

KONI DKI Gelar TC Sistem Gelembung Songsong PON Papua

PON Papua XX akan digelar pada Oktober 2021.

Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta Djamran (kanan).
Foto: REPUBLIKA/Fitriyanto
Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta Djamran (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) dengan sistem gelembung (bubble). TC ini merupakan persiapan menghadapi PON Papua XX pada Oktober 2021.

"Kami buka Pelatda dengan sistem bubble, artinya mereka dikarantina tidak boleh bercampur dengan orang lain, khusus di fasilitas yang tertutup," kata Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta Djamran pada Antara di Jakarta, Rabu (4/8).

Baca Juga

Djamran mengatakan TC terpadu tersebut dilakukan oleh KONI DKI di fasilitas milik pemerintah provinsi, yakni Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta di Ragunan mulai Rabu. Djamran menyebut akan ada sekitar 290 atlet dari sekitar 30 cabang olahraga yang akan diinapkan di asrama di Ragunan hingga keberangkatan ke Papua. Sisanya menjalani pelatda di luar daerah.

"Jadi sejak awal, sebelum masuk ke fasilitas kami lakukan tes PCR dahulu, dan sebelum masuk ke asramanya dilakukan swab Antigen. Setelah dinyatakan negatif baru masuk," ujar Djamran.

Selama menjalani karantina di PPOP Ragunan, kata Djamran, para atlet tidak diperkenankan pulang dan bertemu orang luar, bahkan pengurus KONI pun jika masuk ke lingkungan PPOP Ragunan diharuskan melakukan tes usap antigen yang dinyatakan negatif.

Program pelatda ini, kata Djamran, diambil setelah pihak KONI DKI mengevaluasi program latihan mandiri para atlet selama periode pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu. Saat dilakukan evaluasi, analisa performa, dan fisik atlet pada Juni 2021 lalu, pihak KONI DKI memutuskan untuk kembali melakukan pemusatan latihan.

Sebab, terjadi penurunan performa, fisik sekitar 50 persen dan berat badan yang tidak terkontrol.

"Ini bagi kami luar biasa. Untungnya kami tahu lebih awal, akhirnya kami memutuskan untuk melakukan Pelatda terpusat. Masih ada waktu hampir dua bulan, mudah-mudahan bisa sesuai dengan yang kami harapkan," kata  Djamran.

PON XX akan dilaksanakan di Provinsi Papua tersebar pada empat Kabupaten/Kota, yakni Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke mulai 2-15 Oktober 2021 dengan mempertandingkan 37 cabang olah raga. Awalnya, PON XX yang akan diikuti Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI itu sedianya digelar pada Oktober 2020 tapi kemudian diputuskan ditunda karena pandemi Covid-19.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement