Kamis 05 Aug 2021 03:55 WIB

Pemprov Jateng Mulai Laksanakan Vaksinasi Booster Nakes

Vaksin Moderna untuk suntikan dosis ketiga siap dikirimkan ke seluruh kabupaten/ kota

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap perama bagi para tenaga kesehatan (nakes) di salah satu fasilitas kesehatan (faskes) pelaksana vaksinasi Covid-19, di RS Bhakti Wira Tamtama, Kota Semarang, Senin (18/1).
Foto: Humas Prov. Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap perama bagi para tenaga kesehatan (nakes) di salah satu fasilitas kesehatan (faskes) pelaksana vaksinasi Covid-19, di RS Bhakti Wira Tamtama, Kota Semarang, Senin (18/1).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG--Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai melaksanakan vaksinasi booster atau suntikan vaksin COVID-19 dosis ketiga untuk para tenaga kesehatan.

"Sudah, vaksinasi booster dengan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan sudah dimulai. Tadi di RSUP dr. Kariadi sudah mulai, mudah-mudahan daerah lain segera menyusul," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Rabu (4/8).

Ganjar menyebut vaksin Moderna untuk suntikan dosis ketiga siap dikirimkan ke seluruh kabupaten/ kota di Jateng, bahkan beberapa daerah juga sudah mengambil.

Terkait dengan hal itu, Ganjar meminta akan pemerintah kabupaten/kota, khususnya Dinas Kesehatan masing-masing agar menyiapkan tempat penyimpanan vaksin atau cold chain.

Menurut Ganjar, perlakuan vaksin Moderna sangat berbeda dengan vaksin yang sudah ada seperti Sinovac atau Astrazeneca. Vaksin Moderna, lanjut dia, harus disimpan di suhu minus 15-20 derajat celsius.

"Saya ingatkan, karena ini perlu rantai dingin khusus, maka saya minta daerah menyiapkannya. Jangan sampai kualitasnya menurun sehingga saya minta disiapkan betul. Yang sudah siap dan punya fasilitas rantai dingin, saya minta segera diambil dan disuntikkan," ujarnya.

Selain vaksinasi booster, Ganjar menyebut kiriman vaksin untuk Jateng juga mulai banyak dan beberapa hari lalu, pihaknya mendapat kiriman vaksin sebanyak 600 ribu dosis vaksin.

"Kiriman vaksin sudah mulai banyak ke Jateng. Jadi sekarang kita lakukan percepatan, prioritas utama tetap lansia, nanti setelahnya baru komunitas lain, termasuk para pelajar ini," katanya.

 

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement