Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Renungan untuk yang Lalaikan Sholat dengan Alasan Pekerjaan

Rabu 04 Aug 2021 20:03 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Nashih Nashrullah

 Rezeki tidak akan pergi meski kita tinggal untuk tunaikan sholat. Ilustrasi sholat

Rezeki tidak akan pergi meski kita tinggal untuk tunaikan sholat. Ilustrasi sholat

Rezeki tidak akan pergi meski kita tinggal untuk tunaikan sholat

REPUBLIKA.CO.ID, Manusia biasa disibukkan dengan urusan duniawi dan mata pencaharian yang mereka miliki.

Namun Allah SWT telah mengingatkan kepada hamba-Nya agar meninggalkan perkara dunia untuk melaksanakan kewajiban sholat. Dikutip dari laman Alukah pada Rabu (4/8), Allah berfirman sebagai berikut: 

Baca Juga

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِذَا نُوۡدِىَ لِلصَّلٰوةِ مِنۡ يَّوۡمِ الۡجُمُعَةِ فَاسۡعَوۡا اِلٰى ذِكۡرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الۡبَيۡعَ‌ ؕ ذٰ لِكُمۡ خَيۡرٌ لَّـكُمۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ تَعۡلَمُوۡنَ . فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوۡا فِى الۡاَرۡضِ وَابۡتَغُوۡا مِنۡ فَضۡلِ اللّٰهِ وَاذۡكُرُوا اللّٰهَ كَثِيۡرًا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung" (QS Jumuah ayat 9-10).

وَلَا تَمُدَّنَّ عَيۡنَيۡكَ اِلٰى مَا مَتَّعۡنَا بِهٖۤ اَزۡوَاجًا مِّنۡهُمۡ زَهۡرَةَ الۡحَيٰوةِ الدُّنۡيَا لِنَفۡتِنَهُمۡ فِيۡهِ‌ ؕ وَرِزۡقُ رَبِّكَ خَيۡرٌ وَّاَبۡقٰى "Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal" (QS Thaha ayat 131).

Terdapat perbedaan antara penghasilan dengan rezeki, kemungkinan seseorang mendapatkan uang yang banyak dari pekerjaanya. Namun itu bukan rezeki miliknya, hal ini karena bisa jadi uang tersebut tidak halal.

Maka bertakwalah kepada Allah SWT supaya mendapatkan berkah atas usaha yang dilakukan, dan agar dapat menikmati hasil yang halal. Sebagian orang menganggap tekun dalam beribadah sholat dapat membahayakan mata pencaharian mereka. Padahal tidak seperti itu. Allah SWT berfirman: 

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ "Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." (QS Hud ayat 6).

Rasulullah ﷺ dalam sebuah riwayat yang dinukilkan dari Abu Ad Darda RA bersabda: 

لو أن رجلًا هرب من رزقه كَهَرَبِه من الموت، لأدركه رزقه كما يُدركه الموت "Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya sebagaimana dia lari dari kematian, niscayada rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu mengejarnya." (HR Ibnu Hibban).  

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA