Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Apa yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?

Kamis 05 Aug 2021 00:30 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Dwi Murdaningsih

Bumi ilustrasi

Bumi ilustrasi

Foto: nasa
Hal-hal mengerikan akan terjadi jika Bumi berhenti berputar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bumi terus berputar layaknya gasing yang tidak pernah berhenti. Bumi berputar sebagaimana cara Tata Surya terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu. 

Saat itu, awan besar gas dan debu runtuh di bawah gravitasinya sendiri. Saat proses ini terjadi, awan mulai berputar. Bumi mewarisi rotasi ini sampai sekarang.

Baca Juga

Dilansir dari Sputniknews, Bumi membutuhkan 23 jam dan 56 menit untuk menyelesaikan rotasinya. Bumi  bergerak dengan kecepatan sekitar 1.100 mph, atau 460 meter per detik. Tetapi apa yang akan terjadi jika suatu hari tiba-tiba berhenti berputar? Mengerikan sekali.

Ilmuwan meyakini peristiwa itu dapat terjadi dalam 18,5 miliar tahun. Supaya tergambar, bayangkan seseorang duduk di dalam mobil, mengendarainya hingga 100 mil per jam dan kemudian menabrakkannya ke kendaraan lain tanpa mengenakan sabuk pengaman.

Inilah yang akan terjadi pada setiap makhluk hidup di Bumi ketika Bumi berhenti berputar. Ahli astrofisika AS Neil deGrasse Tyson memperkirakan jika Bumi berhenti berputar maka, apa pun ada di Bumi akan terbang ke timur dengan kecepatan 460 meter per detik. 

Menurut sebuah "eksperimen pikiran", yang dilakukan oleh James Zimbelman, seorang ahli geologi senior emeritus di Smithsonian's National Air and Space Museum di Washington DC, Bumi yang berhenti bergerak akan mempengaruhi atmosfer kita. Peristiwa itu bisa menciptakan angin yang sangat kuat, yang akan diikuti oleh tsunami besar. 

"Ini hanya sebuah eksperimen pemikiran," kata James Zimbelman, ahli geologi senior emeritus di Smithsonian's National Air and Space Museum di Washington, dikutip Live Science, Rabu (4/8).

Perhentian mendadak juga akan meratakan tonjolan di ekuator, yang akan menyebabkan samudra dan lautan bermigrasi ke kutub. Kutub adalah wilayah di mana gravitasi paling kuat. Akibatnya, planet kita akan memiliki dua samudra super, satu di Utara dan satu di Selatan, dengan benua raksasa di tengahnya.

Sehari penuh akan berlangsung sepanjang tahun dengan penduduk bumi melihat Matahari selama enam bulan berturut-turut dan hidup setengah tahun lagi dalam kegelapan.

Medan magnet akan hilang. Perlahan-lahan akan memudar dan meninggalkan planet kita tanpa perlindungan terhadap angin matahari, sinar kosmik yang mematikan, dan radiasi, yang akan membunuh semua kehidupan di planet kita.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA