Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Pemprov DKI Bantu Anak yang Yatim Piatu Akibat Covid-19

Rabu 04 Aug 2021 17:03 WIB

Red: Ratna Puspita

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu anak yatim piatu yang kehilangan kedua orang tuanya karena meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bantuan yang diberikan tersebut untuk memenuhi kebutuhan anak yatim piatu saat pandemi COVID-19. (Foto: Ahmad Riza Patria)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu anak yatim piatu yang kehilangan kedua orang tuanya karena meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bantuan yang diberikan tersebut untuk memenuhi kebutuhan anak yatim piatu saat pandemi COVID-19. (Foto: Ahmad Riza Patria)

Foto: Republika/Flori Sidebang
DKI melakukan pendataan terkait jumlah anak yatim piatu akibat pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu anak yatim piatu yang kehilangan kedua orang tuanya karena meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bantuan yang diberikan tersebut untuk memenuhi kebutuhan anak yatim piatu saat pandemi Covid-19.

"Kami melalui Dinas Sosial punya program mengatasi masalah sosial, terlebih juga bagi anak-anak menjadi yatim piatu itu akan menjadi perhatian kita," kata Ahmad Riza Patria saat meninjau vaksinasi Covid-19 di SMKN 24 Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/8).

Baca Juga

Riza menambahkan pihak Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pendataan terkait jumlah anak yatim piatu akibat pandemi Covid-19. "Kita akan menyiapkan program bantuan yang selama ini diberikan pada masyarakat tidak mampu, yatim piatu dan sebagainya," ujar Riza.

Riza pun tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan mengurangi mobilitas untuk mencegah penyebaran Covid-19. "Tahun lalu terjadi penurunan signifikan tapi kita lengah sehingga ada peningkatan ditambah ada varian baru," tutur Riza.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA