Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Tenaga Kesehatan di Medan Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga

Rabu 04 Aug 2021 15:42 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Petugas menyuntikkan vaksin Moderna kepada tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi Civid-19 dosis ketiga . (ilustrasi)

Petugas menyuntikkan vaksin Moderna kepada tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi Civid-19 dosis ketiga . (ilustrasi)

Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo
Vaksinasi dosis ketiga sudah dimulai sejak Senin (2/8) kepada 117 tenaga kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, Sumatra Utara mulai melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19 booster atau dosis ketiga untuk tenaga kesehatan dengan menggunakan vaksin Moderna. "Vaksinasi booster Covid-19 ini dilakukan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat menggunakan vaksin Covid-19 Moderna yang merupakan hibah dari Covax Facility, Amerika Serikat," kata Juru Bicara RSUP Adam Malik Medan Rosario Dorothy Simanjuntak melalui keterangan tertulisnyadi Medan, Rabu (4/8).

Ia mengatakan vaksinasi dosis ketiga sudah dimulai sejak Senin (2/8) kepada 117 tenaga kesehatan yang bertugas di RSUP Adam Malik Medan. Untuk tahap berikutnya, kata dia, tim vaksinasi Covid-19 RSUP setempat sudah menjadwalkan 300 tenaga kesehatan akan menjalani vaksinasi dosis ketiga hingga 7 Agustus 2021. "Pelaksanaan vaksinasi booster ini sendiri ditargetkan akan selesai pada awal September 2021," ujarnya.

Baca Juga

Ia memerinci 3.873 tenaga kesehatan RSUP Adam Malik Medan yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua dan memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi booster. Jumlah tersebut termasukasisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di rumah sakit tipe II A ini. "Sedangkan alokasi vaksin Moderna yang diterima dari Kementerian Kesehatan RI sebanyak 280 vial untuk penyuntikan 3.920 dosis," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA