Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Si Raja Gelar Dani Alves Incar Trofi Ke-44 di Olimpiade

Kamis 05 Aug 2021 00:15 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Reaksi Dani Alves dari timnas Brasil setelah mencetak gol di Olimpiade Tokyo 2020.

Reaksi Dani Alves dari timnas Brasil setelah mencetak gol di Olimpiade Tokyo 2020.

Foto: AP/Fernando Vergara
Bagi Dani Alves, kemenangan di Olimpiade lebih dari sekadar trofi.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Bek sayap timnas Brasil, Dani Alves, memburu gelar ke-44 sebagai pesepak bola profesional. Alves merupakan salah satu pemain veteran yang ikut serta dalam hajatan multicabang Olimpiade Tokyo 2020 bersama timnas Selecao, julukan Brasil.

Meski telah menginjak usia ke-38 tahun, Alves tetap masuk dalam rencana pelatih timnas Brasil untuk bermain di cabang olahraga sepak bola Olimpiade.

Pesepak bola bernama lengkap Daniel Alves da Silva pun menargetkan medali emas di Olimpiade 2020. Namun, Alves harus lebih dahulu menaklukkan Spanyol di partai final, negara yang di mana telah melambungkan namanya di panggung lapangan hijau.

"Anda tahu tentang kelemahan saya untuk Spanyol, akan lebih baik untuk saling berhadapan di final, untuk masa lalu saya, karena saya setengah Brasil, dan setengah Spanyol," kata mantan pemain Sevilla dan Barcelona dilansir Marca, Rabu (4/8).

Gelaran pentas multicabang terakbar sedunia masih luput dari koleksi trofi yang berjibun milik Alves. Alhasil, ini merupakan kesempatan berharga untuknya mengalungkan medali emas sekaligus menambah koleksi gelar prestisius menjadi 44.

Bagi Alves, kemenangan di Olimpiade lebih dari sekadar trofi. Itu, kata dia, merupakan mimpi setiap atlet untuk berada di podium pertama. Apalagi ia membawa nama besar negara yang dicinta. "Ini mimpi setiap atlet untuk berada di sini dan mendapat emas," sambung Alves.

Sudah menduduki peringkat tertinggi sebagai orang dengan trofi terbanyak dalam sejarah sepak bola, memperpanjang rekornya, dan menjadikannya salah satu medali tersulit dalam olahraga, akan menjadikan Alves sebagai legenda sepak bola.

Melawan Spanyol, negara di mana Alves memenangkan lebih dari setengah gelarnya, membuat final hari Sabtu (7/8) nanti menjadi kesempatan yang lebih mengharukan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA