Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Satgas Bogor Diminta Akselerasi Minimnya Progres Vaksinasi

Rabu 04 Aug 2021 08:10 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) bersama Rektor IPB Arif Satria (ketiga kanan) dan Bupati Bogor Ade Yasin (keempat kanan) saat meninjau kegiatan vaksinasi di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/8). Sebanyak 5.000 dosis vaksin jenis Sinovac dan 2.000 paket bansos disediakan untuk mahasiswa IPB, pegawai IPB dan masyarakat umum yang melaksanakan vaksinasi di Kampus IPB Dramaga yang digelar hingga Rabu (4/8). Republika/Putra M. Akbar

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) bersama Rektor IPB Arif Satria (ketiga kanan) dan Bupati Bogor Ade Yasin (keempat kanan) saat meninjau kegiatan vaksinasi di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/8). Sebanyak 5.000 dosis vaksin jenis Sinovac dan 2.000 paket bansos disediakan untuk mahasiswa IPB, pegawai IPB dan masyarakat umum yang melaksanakan vaksinasi di Kampus IPB Dramaga yang digelar hingga Rabu (4/8). Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Vaksinasi di Kabupaten Bogor masih sekitar 16 persen sehingga butuh akselerasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat agar mengakselerasi vaksinasi karena progresnya masih minim.

"Bogor sebagai penyangga ibu kota yang sangat penting untuk segera digarap dengan cepat, karena angkanya (vaksinasi) saya lihat masih sekitar 16 persen sehingga masih butuh akselerasi," kata Listyo saat meninjau vaksinasi di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Selasa (3/8).

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, percepatan vaksinasi dapat dilakukan dengan kerja sama yang baik antarinstansi pemerintah dan memanfaatkan Hari Kemerdekaan sebagai momentum membangkitkan semangat masyarakat mengikuti vaksinasi.

Sigit juga mengimbau masyarakat agar turut menyukseskan program vaksinasi dengan tidak takut divaksin, pasalnya vaksinasi diperlukan untuk meningkatkan imunitas dari penularan virus.

"Untuk meningkatkan imunitas, kekebalan tubuh saudara-saudara dalam menghadapi Covid-19. Karena di semua negara juga melakukan itu (vaksinasi)," kata dia.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 agar tetap menaati protokol kesehatan (prokes), salah satunya dengan selalu memakai masker ketika bepergian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menyebutkan hingga Selasa ini, progres vaksinasi baru di angka 9,2 persen atau 777.384 dosis sasaran dari target 8.576.268 dosis atau 4.288.134 jiwa. Target tersebut merupakan 70 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang saat ini mencapai angka 5,4 juta jiwa.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA