Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Putri Akidi Tio Pernah Dilaporkan Dugaan Penipuan

Selasa 03 Aug 2021 19:11 WIB

Red: Indira Rezkisari

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pernah ada laporan dugaan penipuan dan penggelapan atas nama Heriyanti Akidi Tio ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pernah ada laporan dugaan penipuan dan penggelapan atas nama Heriyanti Akidi Tio ke Polda Metro Jaya.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Laporan terhadap putri Akidi Tio sudah dicabut sejak tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Putri pengusaha asal Aceh Akidi Tio, Heryanti Tio, pernah dilaporkan ke Polda Metro Jaya Tahun. Ia dilaporkan atas dugaan perkara penipuan dan penggelapan.

"Tanggal 14 Februari 2020 memang ada laporan polisi ke Polda Metro Jaya, pelapornya adalah saudara JBK, terlapor adalah saudari H," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (3/8).

Baca Juga

Yusri menjelaskan kronologi laporan tersebut berawal pada Desember 2018 ketika Heryanti mengajak JBK untuk berbisnis pengadaan kain songket, AC dan pekerjaan interior dengan nilai sekitar Rp 7,9 miliar. Seiring berjalannya waktu JBK kemudian menagih hasil bisnis pengadaan tersebut, namun sampai dengan awal 2020, tidak dipenuhi.

JBK akhirnya melapor ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut sudah naik ke tahap penyidikan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pemeriksaan terhadap alat bukti yang kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara.

Meski telah memasuki tahap penyidikan, namun belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut. "Hasil gelar perkara sudah memenuhi unsur (pidana), naik (penyidikan), persangkaannya adalah penipuan dan penggelapan," tambahnya.

Pada 28 Juli 2021 pelapor berinisial JBK tersebut mencabut laporannya terhadap Heryanti. "Tanggal 28 Juli 2021, pelapor kemudian mencabut laporannya. Dalam bentuk surat untuk mencabut laporan terhadap saudari H," kata Yusri.

Laporan terhadap Heryanti tersebut telah tercatat dengan dengan nomor laporan LP/1205/II/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tertanggal 14 Februari 2020.

Nama putri pengusaha asal Aceh Akidi Tio, Heryanti Tio, mencuat setelah yang bersangkutan diperiksa oleh Polda Sumatra Selatan terkait dana hibah senilai Rp 2 triliun untuk penanggulangan Covid-19 masyarakat Sumatra Selatan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi Hisar Siallangan, mengatakan Heryanti diperiksa untuk dimintai keterangan terkait dengan kepastian uang senilai Rp 2 triliun sebab sampai saat ini uang tersebut belum ada, padahal sudah jatuh tempo pencairan.

"Semestinya hari ini (Senin, 2 Agustus 2021) sudah ada uang tersebut. Akan tetapi, saat kami tunggu sampai pukul 14.00 WIB, uang tersebut belum ada di rekening giro Bank Mandiri milik mereka. Oleh karena itu, kami panggil mereka untuk dimintai kejelasan," kata dia.

Menurut dia, belum dapat dipastikan terkait dengan status kedua orang tersebut sebab sampai saat ini tim penyidik reserse kriminal umum masih menyelidiki keterangan-keterangan yang mereka berikan. "Masih kami selidiki dana tersebut, baik keberadaannya maupun asal usulnya darimana, apakah dari luar negeri atau dari mana kami belum tahu," katanya lagi.

Motif pemberian donasi tersebut murni sebagai keinginan pribadi dari keluarga almarhum Akidi Tio untuk membantu dan meringankan masyarakat. "Sejauh ini motifnya baik secara pribadi untuk membantu, muda-mudahan dalam waktu dekat akan ada penyelesaiannya," ujarnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA