Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

Ada di PPKM Level 2, Tasikmalaya Siapkan Sekolah Tatap Muka

Selasa 03 Aug 2021 16:47 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Mas Alamil Huda

Tanda jaga jarak dipasang pada setiap meja siswa di sekolah menjelang uji coba pembelajaran tatap muka (ilustrasi).

Tanda jaga jarak dipasang pada setiap meja siswa di sekolah menjelang uji coba pembelajaran tatap muka (ilustrasi).

Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Berdasarkan Inmendagri, daerah PPKM Level 2 dapat melakukan PTM secara terbatas.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai menyiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Sebab, saat ini Kabupaten Tasikmalaya menerapkan PPKM Level 2, yang berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dapat melakukan PTM secara terbatas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tasikmalaya, Rudi Sonjaya, mengatakan, hingga saat ini belum ada kebijakan pasti terkait PTM di sekolah. Namun, berdasarkan Inmendagri, daerah yang menerapkan PPKM Level 2 dapat menyelenggarakan PTM. PTM dapat dilakukan dengan maksimal 50 persen jumlah siswa dari kapasitas yang tersedia.

"Tapi kita masih tunggu dulu kebijakan dari Gubernur Jawa Barat (Jabar), apakah kita boleh, apa tidak boleh," kata lelaki yang menjabat juga sebagai Koordinator Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, itu ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Selasa (3/8).

Apabila Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memberi izin sekolah di Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan PTM, pihaknya akan melakukan pengecekan kesiapan sekolah. Ketika sekolah dinyatakan siap, PTM baru akan dilaksanakan. "Kan kesiapan sekolah masing-masing berbeda, jadi nanti kita cek lagi sekolahnya," kata Rudi.

Kendati demikian, menurut dia, sebagian sekolah di Kabupaten Tasikmalaya sudah siap untuk melaksanakan PTM. Sebab, sekolah di Kabupaten Tasikmalaya sudah melaksanakan PTM sebelum PPKM Darurat diterapkan.

Namun, Rudi mengingatkan, apapun kebijakannya, penerapan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilakukan dengan ketat. Sebab, pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir.

Ia menambahkan, penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya pada prinsipnya hampir sama dengan daerah lain di Jabar. Namun, menurut dia, kasus di Kabupaten Tasikmalaya lebih terkendali dibanding di daerah lain.

Berdasarkan data terakhir, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya berjumlah 5.849 kasus. Dari total kasus itu, sebanyak 492 orang masih menjalani isolasi, 283 orang meninggal dunia, dan 5.073 orang telah sembuh.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA