Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Kemendikbudristek: Produksi Google Chromebook Libatkan SMK

Selasa 03 Aug 2021 13:21 WIB

Red: Ratna Puspita

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Wikan Sakarinto mengatakan, SMK akan dilibatkan dalam produksi Google Chromebook. Produksi ini dilakukan enam industri elektronik dalam negeri, yaitu Advan, Axioo, Evercross, Zyrex, SPC, dan TSM Technologies. (Foto: Wikan Sakarinto)

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Wikan Sakarinto mengatakan, SMK akan dilibatkan dalam produksi Google Chromebook. Produksi ini dilakukan enam industri elektronik dalam negeri, yaitu Advan, Axioo, Evercross, Zyrex, SPC, dan TSM Technologies. (Foto: Wikan Sakarinto)

Foto: Humas kemendikbud
Produksi ini dilakukan Advan, Axioo, Evercross, Zyrex, SPC, dan TSM Technologies.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Wikan Sakarinto mengatakan, SMK akan dilibatkan dalam produksi Google Chromebook. Produksi ini dilakukan enam industri elektronik dalam negeri, yaitu Advan, Axioo, Evercross, Zyrex, SPC, dan TSM Technologies.

"Keenam produsen dalam negeri ini akan membantu memproduksi ratusan ribu laptop pada 2022, kita harapkan dapat melibatkan ribuan anak muda Indonesia sebagai SDM dan tenaga kerja khususnya dari siswa SMK," kata Wikan dalam peluncuran perakitan produk pertama Google Chromebook, Selasa (3/8).

Baca Juga

Wikan menambahkan, kolaborasi antara keenam produsen elektronik lokal dengan SMK dalam proses produksi Google Chromebook ini bertujuan agar para siswa dapat mendapatkan manfaat dan keterampilan nyata yang dibutuhkan industri. "Inilah salah satu bentuk konkret nyata link and match antara pendidikan vokasi berbasis project base learning dengan industri dan dunia kerja," tambahnya.

Wikan berharap dengan adanya kolaborasi antara Google, industri elektronik dalam negeri, dan vokasi ini dapat memberikan seperangkat keterampilan yang lebih luas dalam industri manufaktur dan teknologi informasi yang lebih maju bagi anak muda Indonesia. Tak hanya itu, kolaborasi ini juga diharapkan akan menjadi inspirasi bagi industri lain untuk berkolaborasi dengan pendidikan vokasi.

Di samping sebagai inisiasi untuk memfasilitasi perangkat pendukung pembelajaran digital, Wikan mengatakan kolaborasi ini berpotensi untuk membangun pilar perekonomian nasional karena diprediksi akan menghasilkan Chromebook yang potensial. "Dalam industri teknologi elektronik dalam negeri ini, diprediksi akan menghasilkan Chromebook yang potensial yang bisa diekspor ke luar negeri," kata Wikan.

Terakhir, Wikan menyampaikan bahwa pemerintah sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih atas upaya inisiatif modernisasi teknologi dalam dunia pendidikan. "Kami berharap peluncuran melalui Google for Education ini akan mendorong inovasi lain yang dirancang untuk memajukan pendidikan bahkan industri dalam negeri," ujarnya.

Sementara itu Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, keenam produser lokal tersebut tak hanya akan berkolaborasi dengan SMK tapi juga akan merekrut ribuan tenaga kerja Indonesia untuk mencapai target produksi jutaan laptop selama beberapa tahun ke depan. "Ini adalah langkah penting dalam upaya kami menyediakan hardware di lebih banyak sekolah," kata Randy.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA