Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Jerman akan Tawarkan Suntikan Vaksin Covid-19 Penguat

Selasa 03 Aug 2021 12:26 WIB

Red: Nur Aini

Dalam file foto bertanggal Senin, 22 Maret 2021 ini, staf medis menyiapkan jarum suntik dari vial vaksin virus corona AstraZeneca selama persiapan di pusat vaksin di Ebersberg dekat Munich, Jerman. Pejabat tinggi kesehatan Berlin mengatakan Selasa 30 Maret 2021, bahwa negara bagian Berlin di Jerman kembali menangguhkan penggunaan vaksin virus korona AstraZeneca untuk orang di bawah 60 tahun ,

Dalam file foto bertanggal Senin, 22 Maret 2021 ini, staf medis menyiapkan jarum suntik dari vial vaksin virus corona AstraZeneca selama persiapan di pusat vaksin di Ebersberg dekat Munich, Jerman. Pejabat tinggi kesehatan Berlin mengatakan Selasa 30 Maret 2021, bahwa negara bagian Berlin di Jerman kembali menangguhkan penggunaan vaksin virus korona AstraZeneca untuk orang di bawah 60 tahun ,

Foto: AP/Matthias Schrader
Vaksin Covid-19 penguat di Jerman akan ditawarkan kepada kelompok rentan

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Jerman pada September mendatang akan mulai menawarkan suntikan vaksin penguat terhadap Covid-19 kepada kalangan orang rentan, seperti pensiunan dan yang memiliki sistem kekebalan lemah. Hal itu diungkap para menteri kesehatan 16 negara bagian dalam pernyataan pada Senin (2/8).

Vaksinasi akan dilakukan dengan menggunakan dosis mRNA dari Pfizer/BioNTech dan Moderna terlepas dari vaksin apa pun yang digunakan sebelumnya, demikian disimpulkan para menteri usai melakukan pembicaraan dengan Menteri Kesehatan Federal Jens Spahn. Mereka juga setuju untuk menjalankan vaksinasi bagi semua anak berusia 12 hingga 17 tahun.

Baca Juga

Keputusan tersebut mencerminkan kekhawatiran di Jerman bahwa varian Delta, yang pertama kali ditemukan di India dan menyebar lebih cepat, bisa membuat negara itu terpaksa kembali memberlakukan pembatasan dan karantina. Kemungkinan itu muncul pada saat negara dengan ekonomi terbesar di Eropa tersebut sedang menuju penyelenggaraan pemilihan umum pada September.

Keenam belas negara bagian Jerman, yang mengelola urusan kesehatan masing-masing, berupaya untuk memvaksinasi lebih banyak orang agar mereka terhindar dari gelombang keempat virus corona. Lebih dari 52 persen penduduk sudah divaksin dengan dosis lengkap dan sekitar 62 persen telah menerima setidaknya satu dosis. Seperti halnya bagi seluruh penduduk, vaksinasi bagi anak-anak usia 12-17 tahun merupakan program sukarela. Anak-anak hanya bisa menerima vaksin atas persetujuan orang tua mereka serta setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, yang menunjukkan bahwa tidak ada risiko kesehatan serius.

Sekitar 10 persen dari 4,5 juta anak dalam kelompok usia tersebut sudah disuntik vaksin secara lengkap. Jerman sejak Rabu pekan lalu mencatat lebih dari 2.000 kasus baru harian. Kasus rata-rata tujuh hari pada Senin (2/8) tercatat 18 per 100.000 orang.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA