Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Film Animasi Musikal Baru Vivo Tayang di Netflix

Selasa 03 Aug 2021 06:42 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti

Film animasi Vivo.

Film animasi Vivo.

Foto: Netflix
Lagu-lagu dalam film ini karya komponis kenamaan peraih Grammy, Lin-Manuel Miranda.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Film animasi musikal berjudul Vivo segera tayang di Netflix pada 6 Agustus 2021. Sinema petualangan itu diproduksi Netflix dan Sony Pictures Animation, menampilkan lagu-lagu terbaru karya komponis kenamaan Lin-Manuel Miranda.

Pria 41 tahun tersebut merupakan sosok di balik kesuksesan Hamilton dan In the Heights yang memenangkan penghargaan Tony, Grammy, dan Pulitzer Prize. Dalam film Vivo mendatang, musik Miranda mengiringi keseruan dan keceriaan kisah.

Film menceritakan seekor kinkajou bernama Vivo (Lin-Manuel Miranda). Kinkajou adalah satwa yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Dalam cerita, Vivo adalah kinkajou yang suka bermain musik bersama teman manusianya.

Vivo sehari-hari bermain musik di alun-alun yang ramai dan padat bersama sesosok pria tua bernama Andrés (Juan de Marcos). Walaupun tidak memiliki bahasa yang sama, keduanya tetap menciptakan duet sempurna berkat kecintaan mereka terhadap musik. 

Pada suatu hari, Andrés menerima surat dari penyanyi terkenal Marta Sandoval (Gloria Estefan), sahabat lama sekaligus cintanya. Marta berharap dapat bertemu kembali dengannya dan mengundang Andrés ke konser perpisahannya. 

Sayangnya, sebuah tragedi terjadi dan Vivo menjadi satu-satunya harapan dalam menyampaikan pesan Andrés yang belum pernah diutarakan selama ini. Sebuah surat cinta untuk Marta berupa lagu yang telah ditulisnya sejak lama. 

Demi menemukan Marta, Vivo pun melakukan perjalanan. Dia mendapat bantuan dari remaja perempuan penuh energi bernama Gabi (Ynairaly Simo) agar dapat memenuhi keinginan pemiliknya. Petualangan Vivo dan Gabi mencari Marta pun dimulai.

Film Vivo turut melibatkan deretan bintang seperti Zoe Saldaña yang mengisi suara ibu Gabi, Michael Rooker sebagai ular piton jahat Lutador, serta Brian Tyree Henry dan Nicole Byer sebagai sepasang burung ibis-sendok. Cerita ini mengenai keberanian, keluarga, dan kepercayaan bahwa musik dapat membuka dunia baru. 

Sinema disutradarai oleh Kirk DeMicco, dengan skenario yang ditulis oleh Quiara Alegria Hudes. Tim produser antara lain Lisa Stewart, Michelle Wong, dan Rich Moore. Selain itu, Vivo menggandeng Alex Lacamoire sebagai produser musik eksekutif dan komposer film.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA