Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Impresif di Olimpiade, Mir Intip Peluang Hijrah ke Atletico

Selasa 03 Aug 2021 04:43 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Pemain timnas Spanyol Rafa Mir merayakan mencetak gol kedua timnya melawan Pantai Gading dalam pertandingan sepak bola perempat final putra Olimpiade  2020, Sabtu, 31 Juli 2021, di Rifu, Jepang, Tokyo.

Pemain timnas Spanyol Rafa Mir merayakan mencetak gol kedua timnya melawan Pantai Gading dalam pertandingan sepak bola perempat final putra Olimpiade 2020, Sabtu, 31 Juli 2021, di Rifu, Jepang, Tokyo.

Foto: AP/Andre Penner
Saat ini, kontrak Rafa Mir bersama Wolves tinggal tersisa satu tahun lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Striker Wolverhampton Wanderers, Rafa Mir, tampil sebagai pahlawan kemenangan Spanyol di babak perempat final sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020. Turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-90, striker berusia 24 tahun itu menyumbang tiga gol, termasuk dua gol di babak perpanjangan waktu.

La Rojita, julukan timnas Spanyol U-23, akhirnya sukses menyingkirkan Pantai Gading, 5-2, di babak perempat final dan melaju ke babak semifinal. Penampilan Mir di laga itu membetot perhatian klub-klub asal Spanyol, tidak terkecuali Sevilla dan Atletico Madrid.

Dua klub tersebut dikabarkan mulai membuka kemungkinan membawa kembali jebolan tim junior Valencia itu ke La Liga Spanyol. Mir, yang hijrah ke Wolverhampton pada 2017 itu, pun tidak menutup kemungkinan untuk kembali merumput di La Liga. Bahkan, dari sejumlah klub yang dikabarkan tertarik berminat merekrutnya, Mir ternyata sudah memiliki pilihan, yaitu Atletico Madrid.

''Mereka adalah klub besar. Saya rasa, gaya permainan mereka akan sesuai dengan karakter permainan saya. Kami masih menunggu. Saat ini, saya tengah fokus di Olimpiade Tokyo 2020. Namun, saat kompetisi ini berakhir, kami akan melihat kemungkinan-kemungkinan yang ada,'' ujar Mir kepada AS, Senin (2/8).

Saat ini, kontrak Mir bersama Wolves tinggal tersisa satu tahun lagi. Kendati telah memperkuat tim utama Wolves sejak 2017, Mir ternyata lebih banyak menghuni bangku cadangan. Tidak hanya itu, pada tiga musim terakhir, Mir lebih sering dipinjamkan ke sejumlah klub, termasuk saat memperkuat Huesca dalam dua musim terakhir.

Mir akhirnya tidak menutup kemungkinan untuk hijrah ke dari Wolves pada musim depan. Pemain cadangan di lini serang La Rojita itu berharap bisa mencari klub yang bisa mendorongnya untuk menemukan performa terbaiknya.

''Saya ingin berada di klub yang membuat saya senang, seperti di Huesca. Saya ingin merasa dicintai oleh fan dan klub. Hal-hal tersebut bisa mendorong permainan saya. Harus diakui, saya cukup kesulitan saat datang ke Inggris,'' kata Mir.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA