Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Inggris Panggil Duta Besar Iran atas Serangan Kapal Tanker

Selasa 03 Aug 2021 02:00 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Christiyaningsih

Inggris dan AS yakin Iran jadi dalang penyerangan kapal tanker Israel. Ilustrasi.

Inggris dan AS yakin Iran jadi dalang penyerangan kapal tanker Israel. Ilustrasi.

Foto: EPA
Inggris dan AS yakin Iran jadi dalang penyerangan kapal tanker Israel

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris memanggil Duta Besar Iran setelah London dan Amerika Serikat (AS) yakin Teheran menjadi dalang serangan kapal tanker Israel di Oman. Iran sudah membantah keras tuduhan tersebut dan menyebutnya tidak mendasar dan provokatif.

"Menteri (James) Cleverly menegaskan kembali Iran harus segera menahan tindakan yang mengancam perdamaian dan keamanan internasional dan menegaskan semua kapal harus diizinkan berlayar dengan bebas sesuai dengan undang-undang internasional," kata Kementerian Luar Negeri Inggris dalam pernyataanya, Selasa (2/8).

Sebelumnya juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan negaranya akan merespons dengan tepat setiap ancaman terhadap keamanan mereka. Serangan yang terjadi pada Kamis (29/7) lalu menewaskan dua orang awak kapal berwarga negara Inggris dan Romania.

Pada Ahad (1/8) kemarin, AS dan Inggris mengatakan akan bekerja sama dengan mitra-mitra mereka dalam menentukan respons yang tepat atas serangan terhadap kapal Mercer Street. Kapal berbendera Liberia milik perusahaan petroleum Jepang itu dikelola perusahaan Israel, Zodiac Maritime.

"Iran tidak akan ragu melindungi kepentingan dan keamanan nasionalnya dan akan segera merespons dan dengan kuat setiap kemungkinan ancaman," kata Saeed Khatibzadeh seperti dikutip stasiun televisi milik pemerintah Iran.

Stasiun televisi itu melaporkan Khatibzadeh sangat menyesali tuduhan tanpa dasar yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Inggris terhadap Iran yang diulang Menteri Luar Negeri AS. Khatibzadeh mengatakan tuduhan tersebut kontradiktif, palsu, dan provokatif.

Inggris mengatakan sangat mungkin Iran yang melakukan serangan dengan dua atau satu drone. Angkatan Laut AS yang mengawal kapal tanker dengan kapal induk USS Ronald Reagan mengatakan indikasi awal 'jelas' serangan ini serangan drone.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menuduh Teheran 'mencoba mengelak bertanggung jawab' atas serangan tersebut dan menyebut bantahan Iran 'pengecut'. Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan insiden ini pantas mendapatkan respons keras.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA