Senin 02 Aug 2021 22:48 WIB

Atlet PON Sumbar Diminta Rutin PCR Sebelum PON Papua

Wagub Audy menyebut kondisi Papua tidak lebih baik dari Sumbar

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Wagub Sumbar, Audy Jonaldy. Audy Joinaldy, meminta semua atlet dan ofisial yang tergabung dalam kontingen untuk mempersiapkan diri secara maksimal jelang berangkat menghadapi PON XX Papua. Audy juga meminta semua atlet PON Sumbar rutin melakukan tes Swab PCR.
Foto: Istimewa
Wagub Sumbar, Audy Jonaldy. Audy Joinaldy, meminta semua atlet dan ofisial yang tergabung dalam kontingen untuk mempersiapkan diri secara maksimal jelang berangkat menghadapi PON XX Papua. Audy juga meminta semua atlet PON Sumbar rutin melakukan tes Swab PCR.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy, meminta semua atlet dan ofisial yang tergabung dalam kontingen untuk mempersiapkan diri secara maksimal jelang berangkat menghadapi PON XX Papua. Audy juga meminta semua atlet PON Sumbar rutin melakukan tes Swab PCR.

"Saat ini situasi memang amat sangat sulit karena covid-19 masih merajalela. Karena itu untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan atlet dan ofisial harus rutin Swab PCR sebelum berangkat," kata Audy, saat  memberi arahan sekaligus membuka secara resmi acara TC Intensif Khusus Prestasi Emas untuk Minangkabau di Gedung Serbaguna Koni Sumbar, GOR H. Agus Salim Padang, Senin (2/8).

Audy menyebut kondisi Papua saat ini tidak lebih baik dibanding Sumbar. Karena itu atlet harus bisa tetap menjaga kesehatan selama PON berlangsung. Tidak boleh longgar dalam penerapan protokol kesehatan.

Pemprov Sumbar menurut Audy akan mendukung secara maksimal. Supaya atlet berangkat dengan penuh optimisme membawa pulang medali dari Bumi Cendrawasih.

Dalam kesempatan itu ia mengingatkan Tim Kesehatan untuk memberikan obat malaria pada atlet beberapa hari sebelum berangkat karena Papua salah satu endemik malaria.

"Hal-hal kecil ini bisa berpengaruh besar dalam pertandingan. Jangan sampai terlupa," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement