Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Menkes: Kurangi Curiga dan Celaan, Ayo Bersama Atasi Pandemi

Senin 02 Aug 2021 16:04 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Mas Alamil Huda

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

Foto: istimewa
Seluruh elemen harus saling bekerja sama, membantu, dan meningkatkan kekuatan sosial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama mengurangi rasa curiga dan celaan terhadap orang lain dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 saat ini. Ia ingin agar seluruh elemen masyarakat saling bekerja sama, membantu, dan meningkatkan kekuatan sosial untuk mengakhiri pandemi.

"Mari kita bersama-sama mengurangi rasa curiga, mengurangi celaan ke orang lain, kita memperbanyak kerja sama, bantuan, merajut kekuatan sosial yang kita miliki untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini," kata Menkes saat konferensi pers, Senin (2/8).

Hal ini juga sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga meminta agar masyarakat dan pemerintah bersama-sama mengerahkan seluruh energi dan modal sosial untuk mengatasi pandemi saat ini. Menkes yakin, Indonesia pasti akan berhasil menunjukkan kemenangan sebagai bangsa yang besar.

"Dan itu merupakan hadiah ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang paling baik untuk seluruh rakyat kita," tambah dia.

Selain itu, Menkes juga menyampaikan apresiasinya ke kepala daerah, khususnya provinsi di Pulau Jawa dan Bali yang telah bekerja sangat keras menangani pandemi Covid-19 di masing-masing wilayahnya. Ia mengaku memahami banyak kepala daerah yang juga menghadapi berbagai kecaman dari masyarakat terkait penanganan pandemi ini.

"Saya juga mengapresiasi kepada para kepala daerah terutama di Jawa dan Bali yang sudah babak belur bekerja dengan sangat keras menghadapi semua kecaman dan lain sebagainya dalam menghadapi pandemi Ini. Kesulitan ini saya tahu," kata Menkes Budi.

Menurut Menkes, masyarakat akan terus mengawasi kinerja para pejabat publik. Karena itu, jika pejabat publik melakukan kesalahan sedikit saja, maka akan langsung mendapatkan teguran dan cercaan dari masyarakat. Hal itu pun dinilainya normal.

"Jadi saya sekali lagi ucapkan terima kasih kepada semua pejabat publik, kepala daerah, TNI Polri, yang sudah bekerja keras untuk bisa menghadapi pandemi ini terutama di Jawa Bali yang kemarin naik sama tinggi," ucap Menkes Budi.

Ia menambahkan, kerja keras para kepala daerah di Jawa dan Bali tersebut telah terbukti berhasil menurunkan jumlah kasus aktif dalam sepekan terakhir ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA