Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Greysia/Apriyani Raih Emas, Taufik Hidayat Beri Selamat

Senin 02 Aug 2021 15:58 WIB

Red: Israr Itah

Greysia Polii (kiri) dan Apriyani Rahayu, penyumbang emas dari bulu tangkis ganda putri pada Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii (kiri) dan Apriyani Rahayu, penyumbang emas dari bulu tangkis ganda putri pada Olimpiade Tokyo 2020.

Foto: AP/Dita Alangkara
Greysia/Ariyani menyumbang medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Legenda tunggal putra bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat memberikan ucapan selamat dan bangga atas pencapaian Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Toyo 2020. Greysia/Ariyani sukses menyumbang medali emas pertama untuk Indonesia.

Taufik mengatakan kemenangan Greysia/Apriyani telah mencatatkan sejarah bagi ganda putri Indonesia yang akhirnya mencapai prestasi tertinggi di pentas Olimpiade. "Selamat Greysia Polii dan Apriyani Rahayu karena sukses menjadi bagian sejarah ganda putri Indonesia untuk mencapai prestasi tertinggi sebagai atlet dengan mengibarkan Merah Putih dan Indonesia Raya di Olimpiade Tokyo 2020," kata Taufik Hidayat dalam akun Instagram-ya, Senin (2/8).

Baca Juga

Greysia/Apriyani menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang sukses menyabet emas di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut sejak bulu tangkis resmi dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992.View this post Pada babak final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani memastikan emas usai mengalahkan ganda putri China Chen Qingchen/Jia Yifan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Senin, dengan skor 21-19, 21-15.

Lebih dari sekadar emas, kemenangan tersebut sekaligus menegaskan bahwa ganda putri kini tak lagi didominasi oleh China. Greysia/Polii menjadi wakil ketiga atau kedua secara beruntun yang meraih emas di luar pemain China.Pada Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, 2016, peraih emas sektor ganda putri adalah wakil Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Sementara yang pertama adalah ganda putri Korea Selatan Chung So-young/Hwang Hye-young di Olimpiade Barcelona 1992.  Selebihnya, China mendominasi dengan torehan lima emas dari nomor tersebut.

Peraih emas tunggal putra Olimpiade Athena 2004 itu juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian yang telah menjadikan Greysia/Apriyani juara di Olimpiade Tokyo. "Terima kasih juga untuk Eng Hian sebagai pelatih pelatnas bulu tangkis sektor ganda putri atas pencapaian ini. Kita Indonesia bangga atas prestasi kalian," ujar Taufik.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA