Thursday, 25 Syawwal 1443 / 26 May 2022

Tentoglou dari Yunani Meraih Emas Lompat Jauh Olimpiade

Senin 02 Aug 2021 14:06 WIB

Red: Endro Yuwanto

Atlet lompat jauh Yunani, Miltiadis Tentoglou.

Atlet lompat jauh Yunani, Miltiadis Tentoglou.

Foto: EPA/DIEGO AZUBEL
Tentoglou melompat 8,41 meter dalam upaya terakhir merebut emas Olimpiade 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Miltiadis Tentoglou dari Yunani memenangkan lompat jauh putra dengan cara yang dramatis pada hari Senin (2/8), saat ia melompat 8,41 meter dalam upaya terakhirnya merebut medali emas Olimpiade 2020 Tokyo. Ia mengunguli Juan Miguel Echevarria, atlet asal Kuba.

Tentoglou adalah pemain dunia yang datang ke Tokyo dengan lompatan 8,60 meter pada kompetisi domestik Mei lalu. Akan tetapi ia berjuang untuk menunjukkan performa dan berada di luar posisi medali saat mencapai landasan pacu untuk terakhir kalinya.

Tentoglou menginjak papan dengan sempurna untuk menyamai tanda terdepan dengan lompatan terbaik kedua 8,15 meter yang memastikannya mendapatkan emas dengan menyisihkan pemain Kuba dengan lompatan 8,09 meter. Echevarria yang tertatih-tatih memiliki satu kesempatan lagi untuk meningkatkan upaya terbaiknya di lompatan kedua, namun ia berhenti dan berlutut di papan, pada akhirnya ia dihibur oleh rekan satu negara Maykel Masso yang memenangkan perunggu dengan 8,21 meter.

"Sungguh kompetisi yang luar biasa. Lompatan yang luar biasa, lompatan terakhir," ujar Tentoglou setelah memenangkan medali emas lompat jauh pertama untuk negaranya, dikutip dari laman resmi Reuters, Senin. "Saya tidak bisa melakukannya dengan benar di awal, tetapi pada akhirnya saya berhasil mengeluarkan sesuatu untuk mendapatkan medali. Saya selalu memiliki sesuatu yang tersisa sebagai cadangan."

Tiga puluh tahun yang lalu kompetisi lompat jauh terbesar berlangsung di Stadion Nasional Tokyo, tempat yang sama dengan Stadion Olimpiade sekarang berdiri. Saat itu Mike Powell memecahkan rekor dunia 8,95m setelah duel kejuaraan dunia dengan pemain Amerika Serikat Carl Lewis.

Stadion baru yang kosong di tengah pembatasan Covid-19 dan penjadwalan pagi membuat pertandingan Senin terasa jauh dari malam yang luar biasa, dan para atlet tampak merasakan hal tersebut saat harus berjuang untuk menunjukkan performa terbaik dengan lompatan pertama oleh Masso 8,21 meter. Pemain Spanyol Eusebio Caceres sedang bersiap untuk mendapatkan perunggu dengan lompatan terakhirnya sejauh 8,18 meter, sebelum lompatan terakhir Tentoglou.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA