Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Klopp akan Evaluasi Semua Lini

Senin 02 Aug 2021 14:16 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengacungkan jempol sebelum dimulainya pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Brighton di stadion Anfield, di Liverpool, Inggris, Rabu, 3 Februari 2021.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengacungkan jempol sebelum dimulainya pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Brighton di stadion Anfield, di Liverpool, Inggris, Rabu, 3 Februari 2021.

Foto: AP/Phil Noble/Pool Reuters
Klopp mengakui kebobolan itu merupakan kesalahan dari semua.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Liverpool kalah dari Hertha Berlin dalam laga uji coba di Stadion Tivoli Neu, Innsbruck, Jumat (30/7) waktu setempat. Skor 4-3 berakhir atas kemenangan Hertha.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengakui, dia akan mengevaluasi hasil pertandingan itu. Dia menyebut evaluasi akan dilakukan di semua lini dalam tim.

"Kami memainkan beberapa hal yang sangat bagus, itu benar, tapi kami juga tidak mencetak gol, siapa yang akan peduli? Itulah sepak bola. Karena tidak kalah dalam pertandingan sepak bola, Anda harus memastikan bahwa tidak kebobolan," kata Klopp, dilansir dari laman Tribal Football.

Liverpool harus kebobolan terlebih dahulu di awal laga. Sempat menahan imbang 2-2 di babak pertama, Liverpool harus mengakui kekuatan tim tuan rumah dan kalah dengan skor 4-3.

Klopp mengakui, kebobolan itu merupakan kesalahan dari semua. Ia menyebut gol lawan sangat jelas terbaca dari mulai merebut bola, menekan pertahanan, hingga menjebol gawang.

"Saya benar-benar lebih suka membuat kesalahan ini di pramusim karena kita dapat mendiskusikannya, itu mudah."

"Kami mengkritiknya, tapi tidak dengan cara bahwa kami kehilangan tiga poin yang sangat penting. Ini pramusim, kami buat analisis dan melanjutkannya," kata manajer asal Jerman ini.

Klopp menekankan bahwa semua lini harus meningkatkan kemampuannya. Dia menyebut tim harus belajar dalam bertahan, menekan tim lawan, hingga mengatur waktu. Semua hal itu dilakukan saat pramusim berlangsung.

"Kami hanya ingin melakukan semua hal ini karena ingin memenangkan pertandingan dan memenangkan sesuatu yang istimewa," katanya.



BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA