Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Subholding Upstream Pertamina Akan Optimalkan Blok Rokan

Senin 02 Aug 2021 12:30 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Fuji Pratiwi

Blok Rokan (ilustrasi). Subholding Upstream Pertamina akan mengoptimalkan pengelolaan Blok Rokan.

Blok Rokan (ilustrasi). Subholding Upstream Pertamina akan mengoptimalkan pengelolaan Blok Rokan.

Foto: Pertamina
Blok Rokan akan dikelola PT Pertamina Hulu Rokan per 9 Agustus 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Untuk memastikan rencana dan target pada 2021 tercapai, Subholding Upstream Pertamina melakukan sejumlah langkah. Termasuk optimalisasi wilayah kerja (WK/blok) migas seperti Blok Rokan.

Saat acara Media Gathering Subholding Upstream Pertamina yang dilakukan secara virtual, akhir pekan lalu, Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi, Taufik Aditiyawarman, mengatakan, Subholding Upstream akan mengoptimalkan tambahan produksi dari Blok Rokan yang akan dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) per 9 Agustus 2021.

Taufik menambahkan, PHR merencanakan pengeboran kurang lebih 130 sumur pengembangan pada tahun 2021 yang termasuk sisa sumur dari Chevron Pacific Indonesia (CPI). PHR juga mempersiapkan kurang lebih 290 sumur pada 2022.

"Ini adalah WK migas dengan investasi jumlah sumur terbanyak," kata Taufik.

Kegiatan pengeboran tersebut akan didukung dengan penyiapan tambahan 10 rig pemboran. Dengan demikian, secara total tersedia 16 rig pemboran serta 29 rig untuk kegiatan Work Over & Well Service yang merupakan mirroring dari kontrak sebelumnya.

Taufik ucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, utamanya Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN, PT Pertamina (Persero) selaku holding, SKK Migas, dan seluruh pemangku kepentingan.

Taufik pun berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, agar upaya pihaknya untuk menghasilkan energi bagi Indonesia dapat tercapai. Terutama mengupayakan agar Subholding Upstream bisa berkontribusi optimal dalam mencapai target nasional produksi minyak 1 juta BOPD dan produksi gas 12 BSCFD.

 

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA