Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Bek Inggris Ini Akui Kesehatan Mentalnya Anjlok Selama Euro

Senin 02 Aug 2021 11:52 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Bek timnas Inggris Tyrone Mings (kiri) saat berduel dengan pemain Kroasia Ivan Perisic di Euro 2020.

Bek timnas Inggris Tyrone Mings (kiri) saat berduel dengan pemain Kroasia Ivan Perisic di Euro 2020.

Foto: EPA-EFE/Andy Rain
Mings berjuang dengan tekanan dari fan dan pakar yang mempertanyakan kehadirannya.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Bek tim nasional (timnas) Inggris, Tyrone Mings, mengatakan, dirinya harus menemui psikolog selama Euro 2020 karena kesehatan mentalnya anjlok. Mings menggantikan Harry Maguire yang cedera dalam dua pertandingan pertama di fase grup untuk Inggris.

Mings, yang bertanding melawan Kroasia dan Skotlandia, mengaku kewalahan oleh tekanan menjelang turnamen. Pemain berusia 28 tahun itu berjuang dengan tekanan dari fan dan pakar, yang mempertanyakan kehadirannya, karena jadi salah satu dari sedikit pemain Inggris yang tak punya pengalaman di Euro atau bahkan di Liga Champions.

''Saya pikir saya jauh lebih kuat dari pengaruh luar sekarang. Tapi kesehatan mental saya menurun. Dan saya tidak malu mengakuinya karena ada begitu banyak yang tidak diketahui tentang saya saat pergi ke pertandingan itu,'' ujar Mings dikutip dari Skysports, Senin (2/8).

Mings menyadari kalau dirinya dinilai sebagai satu-satunya pemain yang diragukan. Namun bek Aston Villa itu menyatakan hal tersebut adalah sesuatu yang harus diatasinya.

Meski demikian, lanjut Mings, ketika 90 persen sampai 95 persen masyarakat meragukannya, sangat sulit untuk menghentikan gangguan itu dari pikirannya. Akibatnya ia sulit tidur nyenyak sebelum pertandingan pertama.

''Jadi saya melakukan banyak pekerjaan dengan psikolog saya. Saya diberi banyak mekanisme mengatasi, apakah itu bernapas, meditasi, atau hanya belajar bagaimana membawa diri Anda ke saat ini. Untuk berhenti membiarkan alam bawah sadar Anda mengambil alih,'' kata Mings menjelaskan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA