Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Kiny Cultura Beri Sertifikat Unesco untuk Anak Berprestasi

Ahad 01 Aug 2021 17:58 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Anak-anak berprestasi binaan Kiny Cultura Indonesia.

Anak-anak berprestasi binaan Kiny Cultura Indonesia.

Foto: Dok. Kiny
Budaya Indonesia harus ditanamkan pada anak-anak usia dini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan anggota Conseil International de la Danse (CID) Unesco, Kiny Cultura Indonesia, menyerahkan penghargaan dan sertifikat kepada sejumlah anak Indonesia yang dianggap memberikan kontribusi dalam pelestarian dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional. Penghargaan diberikan kepada Alif Rajendra Aryaputa Sidik di kategorin Male Youth Folk Musician Appreciation award dan Kalya Mahiya Pravina sebagai Kiny Cultura Cultural Delegation.

Direktur Edukasi dan Kebudayaan Kiny Cultura Indonesia Puspita Sari mengatakan, penghargaan dan sertifikat internasional yang diberikan CID Unesco berlaku berlaku di 150 Negara untuk anak-anak yang telah menyelesaikan 150 jam latihan tarian tradisional dalam pengawasan Kiny Cultura Indonesia dan pelatihan tarian dari sanggar Gema Citra Nusantara. 

Sertifikat tersebut, kata dia, dapat digunakan sebagai rekam jejak prestasi dan untuk pendidikan lanjutan. Selain itu anak tersebut mendapatkan dukungan dari Kiny Cultura Indonesia.

Kemudian, dalam misi budaya selanjutnya, dapat mengikuti kegiatan-kegiatan internasional dari CID Unesco, mengikuti kegiatan promosi kebudayaan di indonesia dan keanggotan selama tiga tahun untuk CID Unesco.

Puspita Sari mengatakan, budaya Indonesia harus ditanamkan pada anak-anak usia dini karena merupakan bagian dari nilai-nilai bangsa.

"Acara ini kita selenggarakan untuk mengapresiasi anak-anak yang terus bersemangat berlatih, melestarikan budaya Indonesia," katanya dalam diskusi virtual, seperti dalam keterangan resmi pada Ahad (1/8).

Kiky menegaskan, pentingnya menciptakan generasi muda yang unggul untuk Indonesia maju, bukan hanya pintar dalam studi atau juara kompetisi, namun lebih utama generasi muda yang berbudaya, beradab dan bermoral yang merupakan benteng utama manusia. "Moral melandasi cara berpikir dan berbuat, Sedangkan adab melandasi cara melaksanakan pikiran atau cara bertindak," katanya menjelaskan.

Kiny Cultura pada 2020 lalu mengirim tiga grup tarian yang berpartisipasi di kompetisi dan festival internasional (Rusia, Georgia, Prancis) yaitu sanggar Gema Citra Nusantara, SMA 70 Jakarta, dan SMP Al-ikhlas.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA