Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Pemkot Tarakan Pesan 200 Tabung Oksigen dari Balikpapan

Ahad 01 Aug 2021 09:05 WIB

Red: Nidia Zuraya

Pekerja melakukan pengisian tabung oksigen (ilustrasi).

Pekerja melakukan pengisian tabung oksigen (ilustrasi).

Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi
Pemkot Tarakan juga mendapat bantuan pengisian oksigen dari PT Pupuk Kaltim.

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN -- Pemerintah Kota Tarakan menerima 200 tabung oksigen yang dipesan dari Balikpapan guna mengatasi kekurangan tabung oksigen untuk pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di kota setempat."Tabung oksigenini dipesan dari Balikpapan, Surya Biru Murni (SBM) adalah perusahaan penghasil oksigen di Balikpapan," kata Wali Kota Tarakan Khairul di Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (31/7) malam.

Dia mengungkapkan bahwa kedatangan tabung oksigen dari Balikpapan tersebut harusnya tiba di Tarakan pada hari Senin (26/7), namun terkendala transportasi karena jaraknya jauh. Tabung oksigen yang dibeli oleh Pemkot Tarakan akan dibagikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Ilyas dan Rumah Sakit Petramedika.

"Insya Allah besok hari Senin (2/8) kita akan bawa tabung oksigen sebanyak 350 tabung dan diisi di Berau," kata Khairul.

Wali Kota mengungkapkan bantuan pengisian oksigen di Berau yang merupakan bantuan dari PT Pupuk Kaltim melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Serta diberi 2.000 tabung oksigen atau 12.000 meter kubik gas.

"Itu gratis kita tinggal membiayai transportasi dan menyiapkan tabungnya. Mudahan - mudahan diharapkan pandemi akan turun.Tabung gas oksigen ini juga akan dicadangkan untuk kabupaten/kota lain di Kaltara yang membutuhkan.

"Pembagian tabung oksigen akan dibagikan secara proporsional, tentu akan suplai sesuai kebutuhan dan jumlah pasien yang dirawat," kata Khairul.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA