Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Nelayan Sabang Terdampat di Thailand Dipulangkan ke Aceh

Sabtu 31 Jul 2021 15:52 WIB

Red: Agus Yulianto

Kapal nelayan di Aceh kembali beraktivitas melaut. (Ilustrasi)

Kapal nelayan di Aceh kembali beraktivitas melaut. (Ilustrasi)

Foto: ANTARA/Rahmad
Nelayan ini diselamatkan kapal Bakamla area 3 saat terapung di Pulau Racha Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Lembaga Panglima Laot Aceh menyatakan, bahwa nelayan asal Sabang yang dipulangkan dari Thailand, Ade Elfikar (40 tahun), sudah selesai menjalani karantina Covid-19 di Wisma Atlet Jakarta. Bahkan, Sabtu (31/7) ini, dia diterbangkan ke Aceh.

"Insya Allah hari ini pukul 14.55 WIB nelayan atas nama Ade Elfikar tiba di Bandara SIM (Sultan Iskandar Muda) Aceh Besar," kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek, di Banda Aceh, Sabtu (31/7).

Sebelumnya, Ade Elfikar harus menjalani karantina Covid-19 di Wisma Atlet Jakarta sebelum diberangkatkan ke Aceh. Hal itu dilakukan karena ia baru dipulangkan dari Thailand, dan guna mencegah penyebaran virus corona.

Setelah menjalani karantina selama tujuh hari, dia diizinkan tim kesehatan di Wisma Atlet keluar kemarin. Karena nelayan asal Sabang tersebut baru bisa dipulangkan hari ini.

Miftah menyampaikan, kepulangan Ade juga dijemput langsung oleh Panglima Laot Aceh, Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh serta tim dari Dinas Sosial Aceh.

"Selanjutnya, saat tiba di Aceh dia dibawa ke Dinas Sosial untuk serah terima dan selanjutnya baru dipulangkan sampai ke rumah di Sabang," ujar Miftach.

Seperti diketahui, nelayan asal Sabang, Aceh ini sebelumnya diselamatkan oleh kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) area 3 saat terapung di wilayah pulau Racha Selatan, Pulau Phuket, Thailand. Nelayan Sabang tersebut terdampar ke Thailand karena mengalami kerusakan mesin, di mana piston kapal pecah dan selanjutnya kapal terbawa arus hingga kehilangan jejak dari kelompok nelayan lainnya.

Kapal oti terombang-ambing di laut selama delapan hari sehingga tiba di wilayah Pulau Racha sekitar 25.6 N selatan pulau Phuket Thailand. Nelayan ini berangkat melaut dari Sabang untuk mencari ikan secara tradisional pada Ahad (6/6/2021) lalu, dan karena mengalami kerusakan mesin ia terdampar hingga ke Phuket Thailand, dan baru ditemukan pada Ahad (13/6).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA