Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Kementan Dukung Penuh Urban Farming Kota Solo

Jumat 30 Jul 2021 14:58 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

 Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Pemkot Solo mengembangkan kualitas pangan lokal melalui pertanian urban farming.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Pemkot Solo mengembangkan kualitas pangan lokal melalui pertanian urban farming.

Foto: Kementan
Wali Kota Solo menyebut sudah memiliki modal pengembangan P2L Kementan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pertanian perkotaan atau urban farming. Apalagi di masa pandemi mencukupi kebutuhan keluarga dari pekarangan rumah, sangat membantu ekonomi keluarga. Surakarta atau Kota Solo merupakan salah satu kota yang memiliki potensi besar untuk pengembangannya.

Mengenai hal ini, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming mengatakan bahwa Kota Solo selama ini sudah memiliki modal yang kuat terhadap pengembangan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kementan. Karena itu, Pemkot Solo akan terus mendukung upaya pengembangan urban farming.

"Kami punya konsep mengembangkan tanaman pangan dan rempah-rempah sebagai identitas Kota Solo. Karena itu prpgram P2L Kementan akan kita terapkan secara merata dan berkelanjutan," ujar Gibran di teras pendopo utama, Jumat, (30/7).

Gibran menyampaikan terimakasih atas perhatian besar Kementan terhadap kegiatan pertanian di wilayah perkotaan Surakarta. Gibran berharap jajaran kementerian terus melakukan pendampingan dan pelatihan melalui berbagai bimbingan teknis.

"Kita berharap terus didampingi dan diberikan bekal ilmu pertanian, terutama yang berkaitan dengan urban farming," katanya.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Pemkot Solo mengembangkan kualitas pangan lokal melalui pertanian urban farming. Menurut dia, Solo adalah salah satu Kota barometer untuk meningkatan skala akselerasi ekonomi, sosial dan pemerintahan di Indonesia.

"Oleh karena itu ukuran apapun yang ada di Kota Solo pasti selalu menjadi rujukan bagi daerah lain," katanya. Sebagai informasi, Kementan menyerahkan bantuan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk masyarakat Kota Solo, yakni berupa satu unit green house, lima unit cultivator, dan satu unit power thresher dengan nilai kurang lebih Rp 1,5 miliar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA